
AI diyakini bisa membawa banyak manfaat bagi perkembangan komputasi modern. (Bernard Marr).
JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menekankan pentingnya penguatan sektor komputasi nasional serta pengembangan sumber daya manusia digital. Hal ini dilakukan agar Indonesia mampu bersaing di era kecerdasan buatan (AI).
“Kita harus punya compute power yang cukup kuat, baik dalam hal pemrosesan data dan tersedianya fasilitas data center yang sudah AI ready,” ujar Wamen Nezar dalam acara Peluncuran Empowering Indonesia Report 2025 di Indosat Marvelous Xperience Center, Jakarta Pusat, dikutip Rabu (29/10).
Dia bahkan turut mengajak industri telekomunikasi untuk berperan aktif dalam memperkuat infrastruktur dan kapasitas komputasi nasional.
Lebih lanjut, Nezar menyoroti bahwa pengembangan talenta digital di bidang teknologi komputasi modern juga menjadi kunci penting. Dengan penguasaan ilmu komputasi, keterbatasan infrastruktur dapat diatasi melalui inovasi algoritma yang lebih efisien.
“Cina sudah melakukannya. Mereka melakukan formulasi-formulasi baru di bidang matematika dan algoritma sehingga dia bisa menghasilkan satu model AI yang juga cukup tangguh dibandingkan ChatGPT. Ini bukti bahwa talenta bisa mengatasi keterbatasan infrastruktur,” tegasnya.
Di sisi lain, dia menekankan bahwa Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital pada tahun 2030 untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital ASEAN yang diproyeksikan mencapai USD 1 triliun.
“Diperkirakan 40 persen dari jumlah itu disumbangkan oleh Indonesia, jadi kita harus menyiapkan diri,” ujarnya.
Menurut Nezar, langkah-langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kedaulatan AI di Indonesia sekaligus mendukung pencapaian visi Indonesia Digital 2045.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
