Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Juli 2026 | 06.35 WIB

Google Hidupkan Gol Legendaris Pele dengan AI, Euforia Piala Dunia 2026 Makin Seru Berkat Teknologi

Gol bersejarah Pele pada 2 Agustus 1959. (Istimewa) - Image

Gol bersejarah Pele pada 2 Agustus 1959. (Istimewa)

JawaPos.com - Euforia Piala Dunia 2026 tak hanya terasa lewat pertandingan di lapangan, tetapi juga melalui inovasi teknologi. Google DeepMind berhasil merekonstruksi salah satu gol paling legendaris dalam sejarah sepak bola yang tak pernah terekam kamera, yakni 'Gol da Rua Javari' milik Pele, sekaligus mengungkap tren pencarian masyarakat Indonesia selama pesta sepak bola dunia berlangsung.

Rekonstruksi tersebut menghidupkan kembali momen bersejarah pada 2 Agustus 1959 ketika Pele yang baru berusia 18 tahun mencetak gol yang kemudian ia sebut sebagai gol terbaik sepanjang kariernya.

Selama lebih dari 60 tahun, aksi itu hanya dikenal melalui kesaksian penonton, arsip media, dan cerita para saksi karena tidak pernah direkam dalam bentuk video.

Kini, berkat kolaborasi Google DeepMind bersama Pelé Brand, keluarga Pele, sejarawan, jurnalis olahraga, saksi mata, hingga legenda sepak bola, momen ikonik tersebut akhirnya dapat divisualisasikan dalam format sinematik menggunakan kecerdasan buatan (AI).

AI Google Bangun Ulang Gol Terindah Pele

Untuk menghadirkan kembali momen bersejarah tersebut, Google tidak hanya mengandalkan AI, tetapi juga melakukan penelitian sejarah secara menyeluruh.

Sejarawan Brasil Anita Lucchesi bersama timnya menghimpun hampir 2.000 dokumen sejarah, mulai dari blueprint stadion, foto arsip, album keluarga, laporan media, hingga diagram pertandingan. Mereka juga mengumpulkan lebih dari 3.600 gambar historis sebagai referensi visual.

Tak berhenti di sana, para saksi mata, jurnalis olahraga, dan warga kawasan Mooca di São Paulo ikut diwawancarai menggunakan model stadion, foto lama, serta diagram pertandingan untuk membantu menyusun kembali kronologi gol berdasarkan ingatan mereka.

Tahap berikutnya dilakukan langsung di Stadion Rua Javari. Tim merekam adegan menggunakan bola kulit klasik dan kostum yang sesuai era 1959 agar nuansa pertandingan tetap autentik sebelum diproses menggunakan teknologi AI.

Gemini hingga Veo jadi Senjata Google

Dalam proses rekonstruksi, Google memanfaatkan sejumlah model AI buatannya, mulai dari Gemini Omni, Veo, hingga Nano Banana Pro.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore