
Ilustrasi dampak perundungan anak-anak di dunia maya. (
JawaPos.com - Teknologi digital yang terus berkembang telah membawa perubahan besar pada kehidupan manusia. Tak hanya orang dewasa, perkembangan ini juga membawa perubahan bagi anak-anak.
Kini, internet, media sosial, dan berbagai platform digital telah menjadi bagian yang tak terpisahkan daru aktivitas belajar, bermain, hingga bersosialisasi. Dibalik manfaat yang begitu besar, terselip dampak negatif lantaran dunia digital juga memiliki potensi bahaya serius untuk tumbuh kembang sang anak.
Alhasil, peraturan perlindungan anak di dunia digital tentu menjadi suatu urgensi yang sangat mendesak. Untungnya, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS) sebagai langkah nyata untuk ciptakan ruang digital yang aman bagi anak-anak.
Indonesia Tempati Peringkat Ketiga di Dunia Terkait Eksploitasi Anak
Kebutuhan akan peraturan perlindungan anak di dunia digital juga tampak dengan adanya eksploitasi seksual anak atau Child Sexual Explitation (CSE) yang terus mengkhawatirkan.
Bahkan, pada laporan 2024 seperti yang dipaparkan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, Indoenesia tempati peringkat ketiga dunia dengan 1.450.403 kasus.
Angka ini sekaligus membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan kasus pornografi daring tertinggi. Alhasil, perlindungan anak di dunia digital menjadi isu yang mendesak.
“Komdigi membangun ekosistem digital yang tidak hanya mendorong kreativitas dan pembelajaran, tetapi juga menjamin setiap anak terlindungi dari ancaman dunia digital,” jelasnya dalam Multistakeholder Dialogue on Follow the Money: Unmasking Child Sexual Exploitation through Financial Transactions di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Kamis (2/10).
Tak hanya itu, terdapat pula tren baru penggunaan teknologi AI untuk ciptakan konten kekerasan seksual anak. Bahkan, laporan Internet Watch Foundation (IWF) memiliki catatan yang miris, yakni lebih dari 3.500 konten berbasis AI diunggah ke dark web pada Juli 2024. Lebih fantatisnya lagi, angka ini mencapai 20.000 konten pada Oktober 2023.
“Ini juga banyak sekali digunakan dan banyak sekali anak-anak kita yang menjadi korban dan berdampak cukup dalam terhadap kondisi psikologis korban,” ungkap Nezar.
Dunia Digital: Ruang Peluang Sekaligus Bahaya
Bagi penulis, dunia digital saat ini diibaratkan pedang bermata dua. Pada satu sisi, dunia digital bisa membuka peluang besar untuk anak-anak dalam pengembangan kreativitas dan kecerdasan.
Bahkan, dengan adanya teknologi, seorang anak bisa belajar dengan cara yang lebih maksimal, akses informasi yang luas, serta menyalurkan minat dengan konten edukatif.
Meski begitu, dunia digital juga memberikan ancaman yang tidak kecil, terutama bagi anak-anak. Pasalnya, tanpa adanya pengawasan, anak-anak memiliki potensi untuk terpapar konten kekerasan, pornografi, ujaran kebencian, hingga informasi palsu yang bisa merusak pola pikir dan nilai moral.
Tak hanya itu, muncul pula fenomena perundungan siber ataupun cyberbullying yang tentunya bisa memberikan luka psikologis mendalam bagi anak-anak. Setelah merasakan ini, tak sedikit anak yang mengalami cemas berlebihan, hilang rasa percaya diri, ataupun mengalami depresi lantaran kekerasan verbal yang dialami di dunia maya.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
