Pusat data AI Fairwater milik Microsoft yang akan dibangun di bekas pabrik Foxconn, Mount Pleasant, Wisconsin, Amerika Serikat (Dok. Microsoft)
JawaPos.com - Microsoft mengumumkan rencana ambisiusnya membangun pusat data kecerdasan buatan (AI) terbesar dan terkuat di dunia di Wisconsin, Amerika Serikat. Proyek senilai 3,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 54,6 triliun (kurs Rp 16.570 per dolar AS) ini akan memanfaatkan lahan bekas pabrik layar LCD Foxconn yang gagal beroperasi.
Pusat data yang dinamai Fairwater AI Data Center ini dijadwalkan mulai beroperasi pada awal 2026. Fasilitas tersebut mencakup lahan seluas 315 acre dengan tiga bangunan raksasa yang total luasnya mencapai 1,2 juta kaki persegi. Di dalamnya akan ditempatkan ratusan ribu unit GPU terbaru dari Nvidia.
Dilansir dari The Verge, Sabtu (20/9/2025), CEO Microsoft Satya Nadella menyebut skala infrastruktur ini luar biasa. "GPU tersebut dihubungkan dengan jaringan serat optik yang panjangnya cukup untuk mengelilingi bumi 4,5 kali," ujarnya.
Menurutnya, pusat data ini akan "sepuluh kali lebih kuat dibandingkan superkomputer tercepat di dunia" sehingga mampu mempercepat pelatihan model AI dalam skala besar.
Microsoft menegaskan proyek ini bukan hanya sekadar investasi teknologi, melainkan juga pembuktian visi jangka panjang. Sebab, lokasi yang dipakai sebelumnya sempat menjadi simbol kegagalan industri ketika Foxconn gagal merealisasikan janji pabrik layar kaca pada 2017. Kini, perusahaan teknologi tersebut mencoba mengubah citra kawasan itu menjadi pusat inovasi global.
Dari sisi keberlanjutan, Microsoft menekankan penggunaan sistem pendingin tertutup yang ramah lingkungan. Teknologi ini disebut tidak akan membuang air secara berlebihan.
"Sistem pendingin hanya perlu diisi sekali dan kemudian tertutup rapat, sehingga tidak terjadi penguapan," jelas Wakil Ketua dan Presiden Microsoft Brad Smith.
Smith juga menekankan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan di tengah kritik mengenai konsumsi energi pusat data AI yang sangat besar.
"Kami ingin memastikan fasilitas ini menjadi contoh bahwa pusat data bertenaga AI tidak harus menguras sumber daya alam seperti Danau Michigan," katanya.
Proyek ini juga menjadi bagian dari pembangunan jaringan pusat data Fairwater lainnya yang sedang dikerjakan Microsoft di berbagai wilayah Amerika Serikat. Dengan langkah tersebut, perusahaan ingin memperkuat dominasinya dalam infrastruktur AI, sekaligus bersaing ketat dengan raksasa teknologi lain seperti Google, Amazon, dan Meta.
Analis menilai langkah Microsoft ini tidak hanya mempertegas posisinya sebagai pemain utama AI, tetapi juga menunjukkan strategi jangka panjang dalam mengintegrasikan kekuatan komputasi dengan keberlanjutan lingkungan. Transformasi dari lahan terbengkalai menjadi pusat teknologi dunia pun dinilai sebagai simbol perubahan arah industri.
Dengan proyek ini, Microsoft menempatkan Wisconsin kembali ke peta global inovasi. Dari kawasan yang dahulu disebut sebagai 'boondoggle', istilah yang dipakai untuk menggambarkan proyek gagal dan pemborosan anggaran—kini dunia akan menunggu apakah visi Satya Nadella dan Brad Smith benar-benar mampu melahirkan pusat AI paling kuat sekaligus ramah lingkungan di dunia.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
