Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16.24 WIB

OpenAI Rilis GPT-5, Bill Gates Sebut Tidak Ada Hal yang Mengesankan

Bill Gates.  (Reuters) - Image

Bill Gates. (Reuters)

JawaPos.com - Sekitar dua tahun lalu, Bill Gates mengungkapkan keraguannya atas ekspektasi tinggi terhadap GPT-5 besutan OpenAI. Ia berpendapat, bahwa teknologi OpenAI sudah mendekati plateau (titik jenuh), yang berarti GPT-5 hanya menawarkan perbaikan kecil dibanding versi sebelumnya.

Ia menjelaskan, bahwa loncatan besar dari GPT-2 ke GPT-4 sangat mengesankan.

"Tetapi, sulit bagi OpenAI mengulangi pencapaian serupa dengan GPT-5," ucap Bill Gates saat wawancara dengan harian Handelsblatt di Jerman.

Hype dan Realita Peluncuran GPT-5

Sebelum dirilis pada 7 Agustus 2025 lalu, GPT-5 dibumbui dengan ekspektasi tinggi. OpenAI menyebutnya sebagai model AI paling cerdas. Bahkan, menyandingkannya dengan tim ahli selevel PhD.

Dilansir dari Windows Central, CEO OpenAI, Sam Altman, pernah menyebut bahwa GPT-5 akan hadir sebagai teknologi yang jauh lebih cerdas dibandingkan orang paling pintar yang pernah dikenal, dan kehadirannya kelak bisa langsung diakses melalui perangkat pribadi.

Namun, peluncurannya mendapat kritik pedas. Banyak pengguna melaporkan pengalaman buruk.

“Mereka telah merusak ChatGPT," keluh salah satu pengguna, merujuk pada pengalaman yang penuh bug, glitch, dan tidak responsif.

Respons OpenAI atas Keluhan Pengguna

Menanggapi keluhan, Sam Altman mengumumkan sejumlah pembaruan. Di antaranya memperpanjang batas penggunaan GPT-5 untuk pelanggan ChatGPT Plus.

Juga tetap memberikan akses ke GPT-4o untuk pengguna Plus, serta memberi transparansi lebih terhadap model apa yang sedang menjawab kueri.

Iia juga menyinggung bahwa mayoritas masalah awal terkait GPT-5 disebabkan oleh sistem autoswitcher yang rusak, yang membuat model ini terlihat "kurang pintar." OpenAI mengklaim telah memperbaiki kondisi tersebut.

Sam Altman, sebelumnya, mengakui, bahwa GPT-4 memiliki kekurangan. Hal ini menunjukkan kesadaran OpenAI terhadap kebutuhan perbaikan lebih lanjut.

Perubahan Biaya Operasional LLM

Bill Gates juga menyinggung soal biaya, dengan menyatakan bahwa penggunaan large language model (LLM) memang membutuhkan dana besar. Namun, ia menekankan bahwa biaya per kueri kini turun signifikan, dari sekitar 10 sen (Rp1.600) menjadi hanya 3 sen (Rp480).

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore