
Ilustrasi mengirim pesan dengan end-to-end encryption. (Pexels)
JawaPos.com – Di tengah maraknya ancaman kebocoran data digital, teknologi end-to-end encryption (E2EE) menjadi tameng utama bagi pengguna individu maupun korporasi dalam menjaga privasi informasi.
Lalu, apa itu end-to-end encryption (E2EE)?
Mengutip ibm.com, end-to-end encryption adalah metode keamanan digital yang mengenkripsi data sejak dari pengirim hingga penerima, sehingga hanya kedua pihak itu yang bisa membacanya.
Data tetap terenkripsi selama pengiriman, dan tidak bisa diakses oleh pihak ketiga, termasuk penyedia layanan. Sistem ini dianggap paling aman dalam menjaga privasi komunikasi digital.
Dikutip dari Forbes, berikut beberapa fakta mengenai teknologi E2EE dari para ahli yang jarang diketahui pengguna internet.
1. Menghindari Peretasan di Tingkat Server
Dengan E2EE, peretas hanya bisa melakukan serangan di perangkat pengguna, bukan pada server tempat data transit. Ini menurunkan risiko pelanggaran data, meski keamanan tetap bergantung pada perangkat penerima.
2. Mengirim Email Tanpa Enkripsi Seperti Kartu Pos
Tanpa enkripsi, pesan bisa dengan mudah dibaca siapa pun yang mencegatnya, seperti kartu pos. E2EE ibarat mengirim pesan dalam amplop terkunci yang hanya bisa dibuka penerima.
3. Banyak Layanan Hanya Gunakan TLS, Bukan E2EE
Perlu diketahui, beberapa aplikasi hanya menggunakan Transport Layer Security (TLS), di mana penyedia layanan masih bisa membaca data. E2EE sejati artinya hanya pengirim dan penerima yang bisa membuka pesan, bahkan penyedia pun tidak bisa.
4. Tanpa E2EE, Aktivitas Anda Bisa Dilacak
Tanpa E2EE, aktivitas online Anda bisa direkam, dikumpulkan, dan dikaitkan untuk membentuk profil pengguna. E2EE membuat proses pengumpulan data ini lebih sulit dilakukan.
5. Harus Ada Enkripsi Data dan Saluran Komunikasi
Keamanan maksimal dicapai dengan kombinasi enkripsi pada data (baik saat diam maupun bergerak) dan pada jalur komunikasi. Keduanya bisa diperiksa dalam perjanjian layanan keamanan data.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
