Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 April 2026 | 03.15 WIB

Terapkan Etika Media Sosial: Inilah 8 Batasan yang Selalu Dijaga Orang-orang dengan Wibawa dan Privasi Tinggi

Ilustrasi orang yang berwibawa dengan privasi tinggi. (Pexel/Bethany Ferr) - Image

Ilustrasi orang yang berwibawa dengan privasi tinggi. (Pexel/Bethany Ferr)

JawaPos.com - Orang dengan wibawa dan privasi tinggi, tentu memiliki batasan dalam segala hal tak terkecuali dalam bermedia sosial. 

Penting untuk diingat bahwa di era digital yang serba terbuka ini, tidak semua orang merasa perlu membagikan kehidupan pribadinya di media sosial. 

Justru menurut perspektif psikologi, individu yang jarang memposting kehidupan personal seringkali memiliki batasan yang sehat dan kuat. 

Mereka bukan antisosial, bukan pula tertutup berlebihan. Sebaliknya, mereka memahami cara menjaga wibawa, energi, dan privasi di tengah arus informasi yang begitu cepat.

Seperti yang dijelaskan di laman GE Editing, inilah delapan batasan yang umumnya dijaga oleh orang-orang berwibawa dengan privasi tinggi di media sosial

1. Paham Batasan antara Koneksi dan Kinerja

Orang yang berwibawa memahami bahwa koneksi di media sosial tidak selalu sama dengan kedekatan nyata. 

Mereka bisa terhubung dengan banyak orang secara profesional tanpa harus membuka detail kehidupan pribadinya.

Dalam psikologi sosial, terdapat perbedaan antara hubungan berbasis performa (performance-based connection) dan hubungan emosional yang intim. 

Individu dengan batasan sehat mampu membedakan keduanya. Mereka tahu bahwa media sosial sering kali menjadi panggung profesional, bukan ruang curhat pribadi.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore