Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Desember 2023 | 19.00 WIB

Seperti Manusia, Teknologi AI GPT-4 Disebut Juga Punya Rasa Malas

Ilustrasi: GPT-4. (Search Engine Journal).

JawaPos.com - Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) memang dibuat secerdas mungkin untuk bisa menyerupai manusia. Salah satu aplikasi termudahnya saat ini adalah melalui GPT-4, teknologi AI generatif yang dikembangkan oleh OpenAI.
 
Saking canggihnya, teknologi AI GPT-4 bahkan juga memiliki rasa malas. Dalam posting-an terbarunya di X (sebelumnya Twitter), OpenAI mengakui menerima keluhan yang dibuat oleh beberapa pengguna tentang GPT-4.
 
Pengguna mengklaim bahwa saat menggunakan GPT-4 atau ChatGPT API (Aplication Programming Interface) belakangan ini, responsnya sangat lambat dan asal-asalan saat jam sibuk. Dalam beberapa kasus, ia menolak untuk menjawab dan dalam kasus lain, terjadi interupsi dalam percakapan jika ada serangkaian pertanyaan. 
 
 
Menurut The Independent, masalah di atas biasanya muncul jika pengguna meminta GPT-4 untuk memasukkan sepotong kode. Ini mungkin hanya memberikan beberapa informasi, dan kemudian menginstruksikan pengguna untuk mengisi bagian yang tersisa. Terkadang, GPT-4 memberi tahu orang-orang, “Anda bisa melakukannya sendiri,".
 
Sebagai tanggapan, OpenAI mengatakan bahwa mereka telah menerima masukan tentang GPT-4 yang semakin lambat. Perusahaan mengatakan hal ini karena belum memperbarui modelnya sejak 11 November. Ini sekitar satu bulan yang lalu. Namun, OpenAI mengatakan bahwa tidak memperbarui model tersebut tidak disengaja dan sedang berupaya memperbaikinya.
 
“Kami telah mendengar semua tanggapan Anda tentang GPT4 yang semakin malas! Kami belum memperbarui modelnya sejak 11 November, dan hal ini tentunya tidak disengaja. Perilaku model tidak dapat diprediksi, dan kami sedang berupaya memperbaikinya," kata OpenAI melalui posting-an di X.
 
 
Meski pihak perusahaan mengakui fakta di atas, namun sejauh ini OpenAI belum sepenuhnya menyelesaikan masalah tersebut. Selain kurangnya pembaruan, tidak ada alasan khusus yang dipublikasikan. 
 
Sebagai informasi, GPT-4 OpenAI, yang dirilis pada 14 Maret 2023, adalah model multimodal berskala besar yang dipuji karena kemajuannya dalam pemrosesan dan pemahaman bahasa. Model bahasa kecerdasan buatan yang canggih telah dipuji karena kemampuannya menerima masukan gambar dan teks serta menghasilkan keluaran teks.
 
 
Ini telah menunjukkan peningkatan dibandingkan pendahulunya, terutama dalam tugas-tugas yang membutuhkan kemampuan penalaran yang kompleks, konteks yang lebih panjang, atau pemrosesan gambar. Namun, GPT-4 diketahui memiliki keterbatasan, seperti tidak sepenuhnya dapat diandalkan dan memiliki jendela konteks yang terbatas.
 
Keterbatasan inilah yang disebut dapat berkontribusi pada persepsi “kemalasan” dalam tugas-tugas tertentu. 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore