Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 September 2023 | 19.01 WIB

Andalkan Unit Alat Berat Develon, Hyundai Infracore Incar Segmen Pertambangan di Indonesia

HD Hyundai Infracore hadir di IEE 2023 dengan alat berat Develon baru andalannya. - Image

HD Hyundai Infracore hadir di IEE 2023 dengan alat berat Develon baru andalannya.

JawaPos.com - Pada segmen alat berat, beberapa nama asal Jepang seperti Komatsu, Kobelco terlihat mendominasi pasar di Tanah Air yang kebanyakan hadir untuk segmen pertambangan dan pertanian serta infrastruktur. Nama lainnya dari Amerika Serikat (AS) seperti Caterpillar juga ada, sisanya mengikuti dari Tiongkok dan Korea.

Nah, sebagai merek Korea, HD Hyundai Infracore (HDI) tak ingin kalah dan ketinggalan mengambil kue di segmen tersebut yang tergolong segmented tapi menguntungkan. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran HDI di acara pameran Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 13-16 September 2023.

Di acara yang mempertemukan pelaku usaha di bidang pertambangan, pertanian dan infrastruktur yang sedang cari-cari alat berat dan ekosistem pendukungnya itu, HDI tak ketinggalan memajang unit andalannya yakni beberapa model excavator dan dump truck Develon.

HDI sendiri belum lama ini baru saja mengumumkan penggantian nama merek kendaaran berat mereka yang semula bernama Doosan menjadi Develon. Dengan nama baru ini, HDI berambisi untuk bisa mengambil setidaknya 50-60 persen pangsa pasar alat berat pertambangan di Indonesia.

"Strategi untuk memperkenalkan Develon dari HD Hyundai Infracore yakni sudah dilakukan dengan membuka PDC (Parts Distribution Center) di Indonesia.
Kemudian kita juga sudah menggandeng banyak mitra distribusi dan membuka Develon Center," jelas Hee Woong Shin, Presiden Director PT HDI ditemui JawaPos.com di arena IEE 2023 di JIExpo Kemayoran, Kamis (14/9).

Sebagai informasi, pergantian nama produk Doosan menjadi Develon oleh HDI sendiri bertepatan dengan peresmian Hyundai Infracore Asia (HIA) dan Indonesia Parts Distribution Center (PDC) di Jakarta pada awal Juni lalu.

"Dengan rebranding ini, kami berharap dapat memberikan yang terbaik kepada pelanggan kami. Meski namanya berubah, kualitas dan ciri khas kami masih sama. Produk akan tetap mempertahankan warna oranye khasnya," lanjut Woong Shin.

Dalam kesempatan yang sama, Stephanus Dwi, Sales Manager PT HDI, terkait kontribusi untuk pasar Indonesia oleh produk alat berat Develon, pihaknya ingin mengambil market pembangunan yang sedang berjalan dan segmen mining dan energi yang punya market cukup besar di Indonesia.

Bahkan, dirinya mengatakan kalau untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN sebagai Ibu Kota baru, Develon juga sudsh cukup banyak terlibat dalam ketersediaan alat berat. "Untuk IKN, kita juga sudah masuk melalui dealer yang bekerja sama dengan kontraktor," kata Dwi menerangkan.

Sementara untuk target mencapai 50 persen segmen pertambangan di Indonesia, Dwi membeberkan bahwa HDI sudah mempersiapkan rencana matang agar target tersebut bisa terealisasi. Dipastikan bahwa aftersales akan diperkuat sembari memperluas jaringan dealer dan mitra distribusi Develon.

"Untuk mining sendiri kita menarget market sebesar 50-60 persen. Caranya itu tadi, dengan memastikan ketersediaan layanan aftersales yang baik dan jaringan distribusi yang luas," pungkas Dwi.

Editor: Edy Pramana
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore