Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Agustus 2023 | 04.02 WIB

DJI Luncurkan Teknologi Drone Otonom, untuk Kelas Industri hingga Kebutuhan Militer, Dibanderol Rp 480an Juta

Peluncuran drone DJI untuk segmen enterprise di Indonesia. - Image

Peluncuran drone DJI untuk segmen enterprise di Indonesia.

 
JawaPos.com - DJI, salah satu pemimpin dunia dalam industri drone sipil dan komersial meluncurkan DJI Dock di Indonesia. DJI Dock adalah sebuah stasiun pendaratan dan charge-ulang darat otomatis yang memungkinkan operasi drone yang sepenuhnya otonom untuk digunakan kalangan enterprise mencakup perkebunan, pertambangan, keamanan dan pemetaan berskala besar.
 
Bersama dengan Halo Robotics, penyedia layanan dan distribusi drone komersial terbesar di Indonesia, DJI Dock diklaim hadir untuk membuka potensi dari sistem drone otomatis sepenuhnya bagi pengguna drone baik Industri maupun pemerintah di Indonesia. 
 
Eli Moselle, CEO Halo Robotics menjelaskan, aplikasi utama dari DJI Dock termasuk inspeksi otomatis terhadap aset-aset industri, serta misi patroli otomatis untuk keamanan, pemantauan kebakaran, deteksi gas, dan keselamatan publik.
 
"Solusi seperti ini sudah waktunya digunakan di Indonesia dimana terdapat potensi besar untuk menerapkan teknologi ini guna meningkatkan efisiensi dan daya saing dalam industri utama seperti pertanian, pertambangan, energi, konstruksi, keamanan, dan pemantauan kebakaran, terutama di daerah-daerah terpencil yang umum di seluruh Indonesia dan kami akan melihat adopsi teknologi ini dengan cepat," katanya kepada wartawan di Tangerang, Kamis (24/8).
 
DJI Dock, yang mampu menampung drone DJI Seri M30, memiliki tampilan luar yang canggih dan tahan air lengkap dengan struktur yang kokoh, mampu beroperasi tanpa henti (24/7) dan dalam iklim paling ekstrem sekalipun. Untuk kegunaan militer dan keamanan misalnya, DJI Dock disebut bisa menjadi aset strategis yang berfungsi sebagai pusat komando. Misalnya, untuk Seri drone M30, dia dapat mendarat, mengisi daya, lepas landas, dan menjalankan misi secara sepenuhnya otomatis.
 
Dengan kemampuan untuk diprogram dari jarak jauh dalam perangkat lunak manajemen misi berbasis awan, DJI FlightHub 2, solusi teknologi otonom ini dikatakan bisa melengkapi kemampuan pekerjaan lainnya. "Jadi bukan menggantikan, tapi akan melengkapi resources yang sudah ada," lanjut Moselle.
 
Secara teknis, Johannes Soekidi, Managing Director di Halo Robotics memaparkan, solusi penerbangan drone otomatis ini bisa untuk memantau kesehatan tanaman, menginspeksi infrastruktur kritis secara jarak jauh, dan respons kebakaran hutan yang didukung oleh tampilan udara yang terus-menerus live streaming. 
 
DJI Dock membuat semua ini mungkin, dan telah dirancang dengan mempertimbangkan geografi yang menantang di Indonesia sehingga tangguh dalam kondisi cuaca ekstrem, mampu menjalankan misi radius penerbangan seluas tujuh kilometer dan memiliki kemampuan pengisian daya cepat untuk waktu putar yang cepat juga.
 
"Yang paling penting, DJI Dock mudah digunakan, sehingga Anda tidak perlu ahli sebagai operator, Anda dapat meningkatkan keterampilan dan melatih karyawan yang sudah ada dalam tim Anda," terang Johannes.
 
DJI Dock sudah tersedia untuk dibeli di Indonesia tentunya untuk kalangan enterprise mulai hari ini, 24 Agustus 2023. Penasaran harganya? Teknologi ini ditawarkan di angka Rp 480an juta, belum termasuk PPN dan biaya instalasi.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore