Network Group Department Head Multipolar Technology Ade Wachyu (tengah) pada seminar “Secure Your Data by Preventing Cyber Threats in Learning Environment” di Jakarta, Selasa (15/8).
JawaPos.com – Ingat dengan kasus kebocoran data mahasiswa sebuah perguruan tinggi tepat setahun lalu yang bahkan mengungkap bukan hanya nama, alamat, dan tanggal lahir, melainkan juga detail foto rumah, pekerjaan, dan slip gaji orang tua mahasiswa?
Itu menegaskan bahwa lembaga pendidikan juga tak luput dari incaran kejahatan siber. Ade Wachyu, Network Group Department Head Multipolar Technology PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), mengatakan informasi akademik, data karyawan, data mahasiswa, dan data keuangan perguruan tinggi termasuk data krusial yang harus dijaga keamanannya supaya tak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berkepentingan.
"Banyaknya kasus kebocoran data pribadi mahasiswa di ranah digital memaksa perguruan-perguruan tinggi meningkatkan sistem keamanannya,” katanya dalam seminar bertema “Secure Your Data by Preventing Cyber Threats in Learning Environment” yang diselenggarakan oleh Multipolar Technology di Jakarta, Selasa (15/8).
Multipolar Technology, anak perusahaan PT Multipolar Tbk yang fokus membantu proses automasi perusahaan berbagai sektor di Tanah Air, menawarkan berbagai solusi untuk mengantisipasi tindak kejahatan siber, salah satunya FortiGate Next-Generation Firewall.
FortiGate Next-Generation Firewall keluaran Fortinet merupakan solusi yang mampu menghalau ancaman keamanan siber secara komprehensif. Solusi itu bekerja dengan mengombinasikan antara fungsi firewall, network device filtering, application control, dan data loss prevention.
“Lembaga pendidikan di era digital saat ini amat perlu menggunakan solusi semacam itu karena banyak pintu yang memungkinkan malware, spam, phishing, dan virus lainnya menyusup ke jaringan internal yang terkoneksi dengan jaringan-jaringan internet dari luar,” lanjut Ade.
Fadhli Pratama, Solutions Specialist Multipolar Technology, menambahkan, FortiGate Next-Generation Firewall yang didukung FortiManager dan FortiAnalyzer saling terintegrasi membentuk security fabric sehingga cocok digunakan oleh lembaga-lembaga pendidikan karena mampu memfilter, menganalisis, dan memonitor segala bentuk ancaman siber, termasuk malware dan phishing, khususnya pada keamanan jaringan, sehingga terhindar dari praktik pencurian data seperti kasus-kasus sebelumnya.
Penggunaan solusi tersebut menjadi strategi ideal bagi lembaga pendidikan dalam upaya melindungi data sensitif, memastikan keamanan jaringan, sekaligus mewujudkan transformasi digital yang aman dan modern.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
