Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 April 2023 | 04.32 WIB

Mantap Saingan dengan ChatGPT, Google Bard Dapat Peningkatan Besar

Ilustrasi: Bard AI dari Google bakalan makin canggih dan siap saingi ChatGPT. - Image

Ilustrasi: Bard AI dari Google bakalan makin canggih dan siap saingi ChatGPT.

JawaPos.com-Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi semakin populer belakangan ini, kemajuan tentang teknologi tersebut juga terus terdengar. Namun, sebagian besar berita tentang perkembangan AI terkait dengan ChatGPT.

Ini mungkin mengejutkan beberapa orang, karena bahkan perusahaan teknologi bernilai triliunan dolar seperti Google bahkan masih tertinggal dari OpenAI dalam hal teknologi AI. Namun, Google sekarang ingin mengubah ini.

CEO Google Sundar Pichai baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan Bard AI ke model yang lebih mumpuni minggu depan. Dilansir dari Interesting Engineering, Sundar Pichai mengungkap, Bard AI akan ditingkatkan ke model yang lebih mumpuni dalam waktu dekat ini.

Diketahui, Google meluncurkan chatbot AI mereka bernama Bard beberapa waktu lalu, yang seharusnya bersaing dengan ChatGPT. Namun, chatbot memberikan respon yang salah yang merupakan momen memalukan bagi perusahaan.

Hal ini menyebabkan hilangnya nilai pasar sebesar USD 100 miliar untuk raksasa teknologi tersebut. Menanggapi kritik terhadap demo Bard yang gagal pada bulan Februari, CEO Google langsung turun tangan menangani masalah tersebut.

CEO Sundar Pichai "meyakinkan" pendengar dalam sebuah wawancara untuk podcast Hard Fork The New York Times pada hari Jumat lalu bahwa Bard akan segera ditingkatkan ke Pathways Language Model (PaLM) yang lebih mumpuni. Pichai menjelaskan bahwa PaLM adalah model bahasa terkini yang berskala lebih besar dan lebih cocok untuk menangani tugas-tugas seperti penalaran logis dan masalah pengkodean.

Bard saat ini diketahui mengoperasikan versi LaMDA yang ringan dan efisien. Upgrade ke PaLM akan membawa lebih banyak kemampuan, seperti keterampilan pemecahan masalah dan penalaran matematika yang lebih baik lagi.

Pichai mengakui bahwa pendekatan konservatif perusahaan terhadap pengembangan AI telah berkontribusi pada keterbatasan Bard. Pichai juga mengungkapkan bahwa dia telah mendiskusikan proyek tersebut dengan salah satu pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin dan penting untuk tidak merilis model yang lebih mumpuni sebelum mereka dapat menanganinya dengan baik.

Terlepas dari kemundurannya, Pichai optimis tentang masa depan AI dan potensi keuntungannya. Namun, dia juga menekankan pentingnya mengantisipasi risiko yang terkait dengan pertumbuhan pesat AI dan berkembang untuk memenuhi tantangan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Bard dirilis ke masyarakat umum di Amerika Serikat (AS) dan Inggris pada 21 Maret tetapi gagal menarik perhatian sebanyak chatbot Bing AI Microsoft dan ChatGPT OpenAI. Dengan peningkatan yang akan datang, Google berharap dapat mengejar para pesaingnya di ruang AI chatbot. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore