
CEO Cadence Design Systems Anirudh Devgan bersama CEO Nvidia Jensen Huang saat berbicara di CadenceLIVE di Santa Clara, California, AS (Reuters)
JawaPos.com - Kolaborasi antara Cadence Design Systems dan Nvidia menandai pergeseran strategis dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) untuk robotika global. Aliansi ini menargetkan percepatan pelatihan mesin yang selama ini masih bertumpu pada uji coba langsung di dunia nyata.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Cadence menyediakan teknologi simulasi fisika untuk mereplikasi interaksi material di dunia nyata. Teknologi ini digunakan untuk menghasilkan data pelatihan yang sulit diperoleh melalui pengujian langsung. Sementara itu, Nvidia mengembangkan model kecerdasan buatan yang dilatih menggunakan data tersebut dalam lingkungan virtual.
Dilansir dari Reuters, Kamis (16/4/2026), kerja sama ini diumumkan langsung oleh pimpinan kedua perusahaan dalam konferensi di Santa Clara, California. CEO Nvidia, Jensen Huang, menegaskan luasnya kolaborasi tersebut dengan menyatakan, "Kami bekerja sama dengan Cadence di seluruh lini pada sistem robotika."
Tak hanya itu, pendekatan pelatihan berbasis simulasi dinilai mampu memangkas waktu secara signifikan dibandingkan metode konvensional di dunia nyata. Namun, kendala utama terletak pada ketersediaan data pelatihan yang akurat, yang harus dihasilkan melalui sistem simulasi itu sendiri, bukan dikumpulkan secara langsung.
Dalam konteks ini, CEO Cadence, Anirudh Devgan, menekankan pentingnya kualitas data tersebut. Dia menyatakan, "Semakin akurat data pelatihan yang dihasilkan, semakin baik pula model yang akan terbentuk." Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa keberhasilan AI robotika sangat bergantung pada presisi simulasi yang digunakan.
Oleh karena itu, kolaborasi ini berfokus pada integrasi menyeluruh antara mesin simulasi fisika Cadence dan model AI Nvidia. Tujuan utamanya adalah mempercepat kemampuan robot dalam menjalankan tugas-tugas praktis, sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengembangan teknologi otomatisasi di berbagai sektor industri.
Di sisi lain, Cadence juga memperluas pemanfaatan AI dalam proses desain cip. Perusahaan tersebut memperkenalkan agen AI baru yang dirancang untuk mengambil alih sebagian pekerjaan insinyur, khususnya pada tahap lanjutan desain fisik cip berbasis silikon.
Sebelumnya, Cadence telah meluncurkan agen AI yang menangani tahap awal desain sirkuit dalam bentuk kode. Kini, sistem terbaru akan melanjutkan proses tersebut hingga tahap perancangan fisik, yang menjadi bagian krusial dalam produksi semikonduktor modern. Teknologi ini akan tersedia melalui layanan komputasi awan milik Alphabet, yaitu Google Cloud.
Menegaskan arah inovasi tersebut, Devgan menyatakan, "Kami membantu membangun sistem AI, dan kemudian sistem AI tersebut dapat membantu meningkatkan proses desain." Hal ini menunjukkan terbentuknya siklus pengembangan teknologi yang saling memperkuat antara AI dan rekayasa perangkat keras.
Secara keseluruhan, kolaborasi Cadence dan Nvidia mencerminkan arah baru dalam industri teknologi global, di mana integrasi antara simulasi fisika dan kecerdasan buatan menjadi fondasi utama percepatan inovasi robotika. Integrasi kedua perusahaan ini menunjukkan bahwa kecepatan dan akurasi pelatihan model menjadi faktor penentu dalam pengembangan robotika berbasis kecerdasan buatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
