
Opel Corsa Moon II. (ANTARA/Stellantis)
JawaPos.com - Merespons cepatnya perkembangan mengenai pariwisata ruang angkasa, Opel mengklaim bakal menjadi pelopor penyedia mobil untuk pariwisata di Bulan melalui Opel Corsa Moon II, dikutip dari ANTARA.
Opel bersama Blitz akan menjadi penyedia mobilitas pertama yang mulai menawarkan pariwisata di Bulan pada pertengahan dekade, sekali lagi berpegang teguh pada kredonya untuk membuat inovasi dapat diakses oleh semua orang.
Baca Juga: Lusa, Jokowi akan Lantik Menpora dan Kepala BNPT Baru
Mobil luar angkasa Opel Corsa Moon II dilengkapi dengan teknologi space-age yang menawarkan keseimbangan optimal antara kenyamanan berkendara, keandalan, dan performa berkendara di Bulan, menurut grup otomotif yang menaungi merek Opel, Stellantis, dikutip dari laman resminya, Senin (3/4).
Dikembangkan berdasarkan Corsa-e, mobil listrik baterai Opel terlaris di Jerman, Corsa Moon II bertenaga surya, teknologi laser, dan roda berpola jaring.
Baca Juga: Ini Daftar Lengkap Harga Baru BBM di SPBU Pertamina hingga Shell per April 2023
Berdasarkan pengetahuan luas yang dikumpulkan dengan mobil konsep Corsa Moon 1997, tim Litbang Opel mengidentifikasi energi Matahari sebagai salah satu opsi terbaik untuk menggerakkan kendaraan bulan.
Sel surya bawaan secara efisien akan memberi daya pada baterai 500 kWh Corsa Moon II secara berkelanjutan. Corsa Moon II dapat menempuh jarak hingga 7.000 km dalam siklus ULTP (Universe-wide Harmonized Light-duty Vehicle Test Procedure) dengan sekali pengisian baterai.
Baca Juga: Terungkap, Masyarakat Indonesia Banyak Gunakan Internet Buat Belanja
Kendaraan luar angkasa Opel adalah yang pertama memperkenalkan Lampu Laser Intelli-Lux® adaptif baru. Lampu depan laser intensitas tinggi bereaksi lebih cepat, dengan presisi lebih dari sebelumnya, memberikan visibilitas optimal untuk permukaan bulan.
Di setiap lampu depan, modul laser kecil menghasilkan berkas cahaya adaptif yang berfungsi sebagai lampu sorot yang membentang beberapa ribu meter. Lampu laser Opel menerangi permukaan hingga 1.000 kali lebih kuat dari cahaya yang dihasilkan oleh teknologi LED terestrial, sementara hanya menggunakan sebagian kecil dari daya.
Ban luar angkasa yang kedap udara dan tahan lama adalah inovasi kunci lain dari mobil konsep pariwisata luar angkasa Opel.
Baca Juga: Melatih Kemandirian pada Buah Hati dengan Autisme, Buatkan Jadwal dan Kegiatan yang Disukai Anak
Roda anyaman Corsa Moon II memastikan cengkeraman luar biasa pada permukaan ekstra-terestrial dan tidak akan pernah bocor berkat bahan titanium nikel yang sangat elastis namun kuat.
Selain itu, sasis Corsa Moon II yang ditinggikan memberikan ground clearance yang cukup untuk medan bulan yang berat.
"Dengan Opel Corsa Moon II kami yang revolusioner, kami sekali lagi melintasi batas baru dan berfokus pada solusi mobilitas berkelanjutan. Proyek pengembangan Corsa Moon bertujuan untuk membawa eksplorasi Bulan sebagai langkah signifikan menuju tujuan akhir dari kehadiran jangka panjang di Bulan," kata Quentin Huber, Head of Brand Marketing di Opel.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
