
ANTI PERETASAN: Seluruh portofolio dari HP diamankan dengan software dan layanan dari HP Wolf Security. (Almushowir/Jawa Pos)
JawaPos.com - Meningkatnya permintaan hybrid work mendorong kebutuhan akan perangkat aman yang memungkinkan pengguna untuk terhubung, berkreasi, dan berkolaborasi dengan mudah dari mana saja. Karena itu, HP Indonesia merancang perangkat sebagai solusi bagi para pekerja hybrid.
“Hybrid work mendatangkan ekspektasi baru dalam teknologi, fleksibilitas, keamanan, dan budaya yang dibutuhkan oleh para pekerja untuk berkembang,” kata Managing Director HP Indonesia Fiona Lee.
Hybrid work telah menjadi bagian gaya bekerja masa kini. Di Indonesia, 85 persen dari pekerja menuntut fleksibilitas pascapandemi baik di lokasi maupun jam kerja, dengan 54 persen dari mereka bersedia untuk meninggalkan pekerjaannya jika tuntutan tersebut tidak terpenuh.
Survei terbaru HP juga menemukan bahwa 72 persen dari karyawan Indonesia merasa bahwa hybrid work membuat mereka lebih produktif, lebih tinggi dari rata-rata di Asia-Pasifik sebesar 65 persen. Selain itu, lebih dari 90 persen responden merasa bahwa hybrid work memberikan kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan dan work-life balance.
Hal ini karena mereka dimungkinkan untuk menjadi fokus lebih baik, memiliki waktu kerja yang fleksibel, serta meeting yang lebih sedikit. Namun, masih banyak pekerja yang mengalami kesulitan dalam menghadapi tantangan bekerja di luar kantor, seperti kehilangan koneksi sosial, adanya gangguan serta kebisingan dari sekitar, dan teknologi yang tidak memadai untuk mereka melakukan hybrid work.
Survei HP menemukan bahwa 41 persen dari masyarakat Indonesia merasa malu ketika mereka mengganggu jalannya sebuah meeting online akibat perangkat mereka yang dikenal sebagai “tech shame”, yang mana lebih tinggi dari hasil survei di negara lain.
Karena itu, untuk memastikan hybrid work berhasil, perusahaan harus menyediakan alat-alat yang tepat bagi karyawan untuk memberdayakan mereka agar dapat berkreasi, terhubung, dan berkolaborasi secara lebih efektif sehingga mereka dapat “work happy” atau bekerja dengan bahagia meskipun bekerja dari lokasi yang berbeda.
“Kami menata kembali aturan hybrid work yang sukses di era ini, dan memberdayakan karyawan untuk work happy bersama inovasi kami. Portofolio baru HP membuka kekuatan dari hybrid work sehingga organisasi dapat menawarkan pengalaman terbaik untuk merasa terhubung, terlibat, dan aman di lingkungan paling produktif untuk mereka,” tambahnya.
Portofolio bisnis terbaru HP mencakup HP Elite Dragonfly G3, serta seri terbaru HP ZBook G9, HP EliteBook G9, dan HP ProBook G9 yang ditenagai oleh prosesor Intel Core Generasi ke-12. Seluruh portofolio ini diamankan dengan software dan layanan dari HP Wolf Security.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
