Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Desember 2019 | 00.09 WIB

Soal Prank Order Fiktif, Grab dan Gojek Minta Masyarakat Hargai Ojol

Ilustrasi: Ojek online Gojek. (Dok. JawaPos.com) - Image

Ilustrasi: Ojek online Gojek. (Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - Operator layanan ride hailing Gojek dan Grab merespons viralnya aksi prank yang kerap melibatkan para mitra ojek online (ojol) dengan melakukan order fiktif. Kedua operator tersebut meminta masyarakat untuk menghargai profesi mitra ojol.

Head of Marketing GrabFood and New Business Grab Indonesia, Ichmeralda Rachman mengatakan, grab senantiasa berupaya menjaga kualitas layanan dan terus meningkatkan kepercayaan serta keamanan terkait dengan hubungan Grab dengan para pengguna layanan GrabFood. Grab juga menyediakan jalur khusus komunikasi untuk mitra pengemudi GrabFood jika mereka menerima order fiktif untuk dapat diinvestigasi lebih lanjut oleh Grab.

"Jika hasil penelusuran menunjukkan bukti-bukti yang akurat, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Grab akan menghubungi mitra yang bersangkutan dan segera menetapkan proses ganti rugi secara penuh untuk mitra," ujarnya kepada JawaPos.com melalui pesan singkat.

Selain itu, pihaknya juga akan meninjau aktivitas pelanggan dan mengambil langkah tegas berupa penangguhan hingga penonaktifan akun pengguna Grab yang terbukti melakukan order fiktif. "Bersama ini kami juga mengimbau pelanggan untuk menghargai kerja keras mitra pengemudi kami dalam menjalankan pekerjaannya," sambungnya.

Jika pelanggan menerima peredaran informasi yang melibatkan GrabFood, pihak Grab menyarankan untuk selalu mengecek kebenaran informasi tersebut. Yakni dengan meneruskan ke tim Customer Experience Grab agar segera ditindaklanjuti.

Senada, Senior Manager Corporate Affairs Gojek, Alvita Chen juga mengimbau masyarakat tidak melakukan hal-hal yang menggangu aktivitas pengemudi ojol. Pihaknya juga menyebut bahwa mitra ojol juga bagian dari keluarga mereka.

"Gojek mengimbau masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang dapat menganggu aktivitas mitra Gojek apalagi yang bersifat tidak pantas. Mitra pengemudi adalah bagian dari keluarga besar Gojek yang selama ini telah turut berkontribusi bagi masyarakat dalam menghadirkan kemudahan melalui pemanfaatan teknologi, sehingga patut kita hargai bersama," jelas Alvita.

Soal viralnya kasus prank yang melibatkan order fiktif melalui aplikasi ride hailing sebetulnya bukan kali ini terjadi. Namun hal tersebut kini menjadi ramai setelah ada salah seorang pembuat konten yang melakukan prank order fiktif membeli pizza hingga senilai Rp 1 juta.

Pembuat konten dengan nama akun Youtube hasanjr11 itu membuat video prank berjudul ‘Order Pizza 1.000.000 Gw Cancel, Terus Gw Ga Ngaku Kalo Order! Bapak Ini Nangis’. Video itu ditonton lebih dari 6,1 juta kali sejak dua minggu lalu.

Di akunnya, video tersebut sudah tak ada lagi. Namun video tersebut sudah kadung beredar dengan di-reupload oleh akun Youtube lainnya.

Hasan memiliki 3,33 juta subscriber di akun Youtube-nya. Dalam videonya, dia memesan enam kotak pizza. Ketika pengemudi sampai, dia mengaku tidak memesan makanan tersebut dan berdalih driver salah alamat.

Dia sengaja tidak mengaktifkan ponselnya agar mitra pengemudi tidak dapat menghubunginya. Ketika driver hendak pergi, Hasan menelepon dan mengakui bahwa dirinya memesan makanan tersebut. Hasan meminta maaf dan membayar pesanannya. Lalu, pizza tersebut diberikan kepada mitra pengemudi.

Hal serupa juga dilakukan oleh YouTuber dengan akun Joe Reny Vlog. Akun tersebut membuat video berjudul ‘Order Makanan 1.000.000 Aku Cancel, Cewe Cantik Ini Gak Mau Tau! Mas Ini Nangis’. Konten itu disaksikan lebih dari 2,1 juta kali sejak 17 November lalu.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore