
Pendiri BBK Electronics, Duan Yongping.
JawaPos.com - Oppo, Vivo, dan OnePlus rupanya berasal dari satu induk yang sama alias sedarah. Pabrikan teknologi tersebut bernama BBK Electronics.
Sebagaimana JawaPos.com lansir dari laman AndroidAuthority baru-baru ini, BBK merupakan perusahaan multinasional Tiongkok yang memiliki sejumlah merek populer di berbagai pasar elektronik konsumen. Termasuk headphone, pemutar Blu-ray, dan telepon pintar yakni Oppo, Vivo, dan OnePlus.
BBK Electronics telah beroperasi di berbagai bagian industri elektronik di Tiongkok sejak sekitar 1990-an. Perusahaan ini dipelopori oleh miliarder bernama Duan Yongping.
Awalnya, Duan memproduksi konsol game ‘Subor’, pesaing untuk Nintendo Entertainment System. Setelah berhasil menghasilkan lebih dari 1 miliar Yuan dari Subor, Duan lantas meninggalkan posisinya menjalankan pabrik Tiongkok itu pada 1995. Dia kemudian memulai perusahaan Bubugao yang akhirnya menjadi cikal bakal BBK Electronics saat ini.
BBK Electronics memulai dengan memproduksi berbagai pemutar CD, MP3, dan DVD, bersama dengan peralatan rumah tangga lainnya. Perangkat tersebut muncul di bawah berbagai merek global. Pada 2004 silam, Duan mendirikan Oppo dengan Tony Chen sebagai CEO-nya. Oppo dibangun di atas pengalaman Duan di pasar video dengan menjual DVD dan pemutar Blu-ray, sebelum pindah ke pasar smartphone.
Vivo muncul kemudian pada 2009 yang didirikan oleh Duan dan CEO Vivo Shen Wei. Smartphone Vivo pertama muncul pada 2011 dengan fokus pada faktor bentuk ultra-tipis. Ketika itu Vivo juga mengandalkan dukungan selebriti untuk memanfaatkan booming smartphone.
Sementara untuk OnePlus, merek BBK Electronics yang mungkin paling dikenal oleh pelanggan Barat, tidak dimulai oleh Duan. Perusahaan ini didirikan oleh mantan wakil presiden Oppo Pete Lau dan co-foundernya, Carl Pei pada 2013 lalu. Jadi OnePlus bisa dibilang merupakan anak perusahaan Oppo yang menginduk pada BBK.
OnePlus boleh dibilang merek yang paling premium dari ketiganya. Namun ia membutuhkan pendekatan yang berbeda terhadap model bisnis berbasis ritel Oppo dan Vivo. OnePlus terutama menargetkan penjualan online melalui platform seperti Amazon yang telah membantu BBK memasuki pasar Eropa dan AS.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
