
Konferensi pers peluncuran Vivo V9 di Kompleks Wisata Candi Borobudur.
JawaPos.com – Vivo beberapa hari kemarin menghelat acara megah di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Acara tersebut tidak lain merupakan peluncuran Vivo V9 untuk pasar tanah air.
Teka-teki spesifikasi untuk produk Vivo V9 pun sempat menjadi sorotan publik. Benar saja, untuk market Indonesia Vivo V9 rupanya mengalami penurunan spesifikasi alias downgrade pada sektor prosesor dan kamera utamanya.
Vivo V9 yang memiliki takik mirip dengan 'poni' atau notch yang juga hadir di beberapa smartphone merek lain itu dijual di Indonesia dengan chipset Snapdragon 450. Sementara di pasar global, khususnya di India yang belum lama ini meluncur, chipset Vivo V9 di sana dibekali Snapdragon seri 626.
Tidak hanya chipset-nya, downgrade spesifikasi juga mampir pada sektor kamera utama yang dibawa ponsel asal Tiongkok itu. Lagi-lagi membandingkan dengan produk Vivo V9 yang meluncur di pasar India dengan dual kameranya, yakni 16 MP dan 5 MP. Sementara untuk Indonesia, kameranya hanya disokong resolusi 13 MP dan 2 MP.
Menaggapi hal tersebut, pihak Vivo Indonesia rupanya memiliki alasan sendiri. General Manager for Digital and Partnership Vivo Indonesia Fachryansyah Farandy menerangkan, Vivo V9 mengusung Snapdragon 450 pada sektor chipset-nya lantaran menyesuaikan kebutuhan masyarakat Indonesia. “Kebutuhan setiap negara itu kan berbeda-beda. Kita menyesuaikan hal itu, demand atau permintaan pasar kita di Indonesia,” katanya.
Menurut dia, keputusan Vivo V9 menggunakan Snapdragon 450 untuk pasar Indonesia berdasarkan hasil riset lebih dulu. “Kita mengambil keputusan ini berdasarkan riset yang telah kita lakukan atas pasar kita di Indonesia. Memang konsumen di Indonesia kebutuhannya di Snapdragon 450,” jelas Fachry.
Pihaknya menilai bahwa prosesor yang lebih tinggi akan memberatkan konsumen Indonesia dari sektor harga yang otomatis lebih mahal. Sebaliknya, prosesor yang sedikit lebih rendah akan meringankan sebab memiliki harga jual lebih terjangkau. Begitu pula dengan faktor kamera yang tidak lepas dari downgrade.
Kendati kamera utama Vivo V9 mengalami penurunan spesifikasi, namun untuk kamera kedua yang berfungsi sebagai kamera selfie tidak mengalami perubahan dari versi global. Yakni tetap mengusung resolusi 24 MP.
Seperti diberitakan sebelumnya, Vivo V9 resmi melenggang di Indonesia dengan harga hampir Rp 4 juta atau tepatnya Rp 3,999 juta. Vivo V9 dibekali dengan Android terbaru 8.1 OS dan didukung 4 GB RAM dan 64 GB ROM (MicroSD hingga 255 GB).
Layarnya menyisakan secuil takik yang mirip dengan 'poni' atau notch yang juga hadir di beberapa smartphone merek lain saat ini. Sementara bentangan layar Vivo V9 yakni seluas 6,3 inci dengan aspek rasio 19:9 dengan fitment screen-to-body hingga 90 persen.
Smartphone 4G dual SIM besutan Vivo ini bisa dipesan hingga 5 April mendatang dan tersedia dalam dua pilihan warna, Gold in Black dan Gold.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
