
Chairman of DNR Coorporation Rudy Tanoesoedibyo (ketiga dari kanan) saat acara Peluncuran iStore iSend, di Jakarta, Kamis (12/4) malam.
JawaPos.com – Pertumbuhan ekonomi digital kian pesat. Hal tersebut membuat pelaku usaha yang memanfaatkan platform belanja online (e-Commerce) untuk memasarkan produknya ikut bertambah. Apalagi, akses internet kini hampir dimiliki oleh setiap kalangan tak terkecuali pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Namun, hal tersebut tidak dibarengi dengan kebutuhan logistik yang memadai. Peluang inilah yang dimanfaatkan Chairman of DNR Coorporation Rudy Tanoesoedibyo. Dia mengatakan bahwa potensi e-Commerce yang besar tidak dibarengi dengan kesiapan logistik yang baik.
“Masalah yang dihadapi oleh penyedia jasa e-Commerce adalah logistik. Oleh karena itulah, kami pada malam ini mengumumkan didirikannya perusahaan e-Logistic yang bernama iStore iSend,” kata Rudy di Jakarta, Kamis (12/4).
iStore iSend boleh dikatakan penyedia jasa penyimpanan alias gudang yang bisa digunakan oleh berbagai situs belanja populer. Begitu juga pelaku usaha berbasis online untuk memudahkan proses distribusi.
“Indonesia adalah negara kepulauan, masalah yang sering dihadapi adalah masalah distribusi. Pembelinya di mana, lokasi penjual atau penyimpanan barangnya di mana. Ada gap di sini, jadi tidak efisien dari segi waktu dan biaya,” terang Rudy.
Dia menjelaskan, perusahaan yang sudah berjalan mulai dari awal Desember 2017 lalu ini telah memiliki warehouse atau gudang yang bisa digunakan partnernya yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini nantinya akan membantu logistik e-commerce di Indonesia.
“Biaya kirim di Indonesia sangat tinggi dikarenakan kondisi geografi kita. Oleh karena itulah, dengan adanya banyaknya jumlah warehouse milik kami akan menurunkan biaya pengiriman,” ujar Rudy.
Saat ini, iStore iSend juga sudah bekerja sama dengan perusahaan e-commerce besar di Indonesia. Sementara untuk pengiriman, iStore iSend juga menggandeng beberapa partner jasa pengiriman terkemuka.
Kelebihan lain adalah dalam proses penyimpanan, packaging, serta pengiriman. Hal ini dikarenakan semuanya sudah dilakukan dengan teknologi, dengan menggunakan barcode kepada setiap barang yang ada di warehouse iStore iSend.
Lebih lanjut, gudang milik iStore iSend juga memiliki sebuah sistem bernama Odin. Dengan sistem ini, para vendor dapat memantau jumlah barang mereka di warehouse iStore iSend secara real-time, di manapun dan kapanpun.
Sementara itu, Direktur Pos Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Iformatika (PPI) Ikhsan Baidirus mengapresiasi langkah yang diambil iStore iSend. “Dengan didirikannya iStore iSend ini kami harap diperkuatannya industri-industri terkait dapat bisa berkembang. Dengan ini juga dapat mengembangkan perekonomian Indonesia,” pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
