CEO Nvidia Jensen Huang berbicara dalam sebuah acara di San Jose, California, 18 Maret 2024 (Dok. The Guardian)
JawaPos.com - Nvidia, produsen chip paling bernilai di dunia, mengumumkan rencana investasi hingga 100 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.665 triliun (kurs Rp 16.650 per dolar AS) ke perusahaan kecerdasan buatan (AI) OpenAI. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis yang mempertemukan dua pemain terbesar dalam perlombaan global AI.
Dilansir dari The Guardian, Rabu (24/9/2025), investasi tersebut akan berbentuk dua transaksi saling terkait. OpenAI akan membayar Nvidia secara tunai untuk membeli chip pusat data, sementara Nvidia akan menanamkan modalnya ke OpenAI dalam bentuk saham non-pengendali.
Menurut sumber terdekat OpenAI, pengiriman chip direncanakan mulai akhir 2026. Tahap awal investasi Nvidia senilai 10 miliar dolar AS (sekitar Rp 166,5 triliun) akan dimulai setelah kedua perusahaan menandatangani kesepakatan definitif terkait pembelian chip tersebut. Sebelumnya, Nvidia juga pernah mendukung OpenAI melalui pendanaan senilai 6,6 miliar dolar AS.
OpenAI, yang terakhir kali dinilai memiliki valuasi 500 miliar dolar AS (sekitar Rp 8.325 triliun), telah menjalin hubungan erat dengan Microsoft sejak 2023. Kala itu, Microsoft menanamkan modal sebesar 13 miliar dolar AS (sekitar Rp 216,4 triliun) dan memperoleh 49 persen keuntungan dari OpenAI.
Kerja sama ini juga mencakup rencana pembangunan infrastruktur dengan kapasitas minimal 10 gigawatt berbasis chip Nvidia untuk mendukung operasi AI OpenAI.
"Segalanya dimulai dari komputasi. Infrastruktur komputasi akan menjadi fondasi bagi ekonomi masa depan, dan melalui kemitraan dengan Nvidia kami akan menciptakan terobosan baru dalam AI serta memberdayakan bisnis dan masyarakat secara luas," ujar Sam Altman, CEO OpenAI, dalam keterangan resmi.
Altman sebelumnya berulang kali menekankan bahwa keterbatasan utama OpenAI terletak pada ketersediaan daya komputasi, khususnya jumlah unit pemrosesan grafis (GPU) yang menjadi tulang punggung teknologi AI generatif.
Kesepakatan ini rencananya difinalisasi dalam beberapa pekan mendatang, dengan fase awal implementasi diproyeksikan mulai beroperasi pada paruh kedua 2026. Dengan demikian, kemitraan ini dapat mempercepat pengembangan infrastruktur skala besar yang selama ini dibutuhkan OpenAI.
Langkah Nvidia ini muncul hanya beberapa hari setelah perusahaan tersebut menggelontorkan 5 miliar dolar AS (sekitar Rp 83,2 triliun) untuk membantu chipmaker Intel yang tengah kesulitan. Saat ini, Nvidia tercatat sebagai perusahaan paling bernilai di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai 4 triliun dolar AS (sekitar Rp 66.600 triliun).
Kombinasi antara modal besar Nvidia dan inovasi teknologi OpenAI dipandang sebagai titik balik penting dalam peta persaingan AI global, memperkuat dominasi keduanya di tengah meningkatnya permintaan akan layanan berbasis kecerdasan buatan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
