Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2026 | 02.04 WIB

Ledakan AI Bikin Investor Indonesia Makin Melirik Saham AS

Teknologi AI. (Ilustrasi) - Image

Teknologi AI. (Ilustrasi)

JawaPos.com - Perkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ikut mengubah cara investor Indonesia melihat peluang di pasar saham global. Perusahaan teknologi di garis depan pengembangan AI jadi daya tarik bagi investor yang ingin perluas portofolio di pasar AS.

Tren ini tercermin dari meningkatnya aktivitas investor Indonesia pada produk saham dan Exchange Traded Fund (ETF) AS. Data internal Pluang menunjukkan jumlah investor saham AS yang aktif transaksi bulanannya meningkat enam kali lipat selama tiga tahun terakhir.

Pada periode sama, jumlah investor pemula di kelas aset ini melonjak 63 kali lipat. Meningkatnya minat terhadap saham AS juga terjadi ketika indeks S&P 500 mencetak level tertinggi.

Pluang menilai perkembangan sektor AI jadi salah satu faktor yang membuat perusahaan teknologi global makin menarik untuk diversifikasi investasi. "Investor Indonesia kini jauh lebih mahir menemukan peluang pertumbuhan baru.

"Dengan pola pikir lebih global, mereka mengejar peluang kelas dunia untuk melengkapi, bukan menggantikan, portofolio lokal mereka," ujar Andreas Agung Hendrawan, Director of Marketing & Commercial Pluang di Jakarta, Senin (10/8). 

Andreas melihat perkembangan AI sebagai contoh peluang pertumbuhan yang makin diperhatikan investor. Menurutnya, kontribusi besar perusahaan AI ke pasar saham AS membuat akses ke perusahaan tersebut relevan bagi investor Indonesia.

"Sebagai contoh, perusahaan yang berkaitan dengan Kecerdasan Buatan (AI) kini kuasai sekitar 45 persen dari kapitalisasi pasar S&P 500 (menurut data Goldman Sachs, 2026). Ini menegaskan pentingnya akses teregulasi ke perusahaan tersebut bagi investor Indonesia berdiversifikasi global agar tidak tertinggal potensi pertumbuhan," tambahnya.

Di tengah tren ini, investasi saham AS mulai merambah kelompok investor lebih luas. Pluang mencatat 38 persen investor saham AS di platformnya berasal dari kota sekunder dan tertier.

Layanan investasi ini menjangkau investor di lebih dari 300 kota dan kabupaten di Indonesia. Pertumbuhan minat saham global juga terlihat dari besarnya dana yang dikelola.

Total Assets Under Management (AUM) saham dan ETF AS tercatat meningkat 19 kali lipat selama tiga tahun terakhir. Pada kuartal I 2026, sekitar satu dari lima investor baru mulai investasinya lewat saham dan ETF AS.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore