
Teknologi AI. (Ilustrasi)
JawaPos.com - Perkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ikut mengubah cara investor Indonesia melihat peluang di pasar saham global. Perusahaan teknologi di garis depan pengembangan AI jadi daya tarik bagi investor yang ingin perluas portofolio di pasar AS.
Tren ini tercermin dari meningkatnya aktivitas investor Indonesia pada produk saham dan Exchange Traded Fund (ETF) AS. Data internal Pluang menunjukkan jumlah investor saham AS yang aktif transaksi bulanannya meningkat enam kali lipat selama tiga tahun terakhir.
Pada periode sama, jumlah investor pemula di kelas aset ini melonjak 63 kali lipat. Meningkatnya minat terhadap saham AS juga terjadi ketika indeks S&P 500 mencetak level tertinggi.
Pluang menilai perkembangan sektor AI jadi salah satu faktor yang membuat perusahaan teknologi global makin menarik untuk diversifikasi investasi. "Investor Indonesia kini jauh lebih mahir menemukan peluang pertumbuhan baru.
"Dengan pola pikir lebih global, mereka mengejar peluang kelas dunia untuk melengkapi, bukan menggantikan, portofolio lokal mereka," ujar Andreas Agung Hendrawan, Director of Marketing & Commercial Pluang di Jakarta, Senin (10/8).
Andreas melihat perkembangan AI sebagai contoh peluang pertumbuhan yang makin diperhatikan investor. Menurutnya, kontribusi besar perusahaan AI ke pasar saham AS membuat akses ke perusahaan tersebut relevan bagi investor Indonesia.
"Sebagai contoh, perusahaan yang berkaitan dengan Kecerdasan Buatan (AI) kini kuasai sekitar 45 persen dari kapitalisasi pasar S&P 500 (menurut data Goldman Sachs, 2026). Ini menegaskan pentingnya akses teregulasi ke perusahaan tersebut bagi investor Indonesia berdiversifikasi global agar tidak tertinggal potensi pertumbuhan," tambahnya.
Di tengah tren ini, investasi saham AS mulai merambah kelompok investor lebih luas. Pluang mencatat 38 persen investor saham AS di platformnya berasal dari kota sekunder dan tertier.
Layanan investasi ini menjangkau investor di lebih dari 300 kota dan kabupaten di Indonesia. Pertumbuhan minat saham global juga terlihat dari besarnya dana yang dikelola.
Total Assets Under Management (AUM) saham dan ETF AS tercatat meningkat 19 kali lipat selama tiga tahun terakhir. Pada kuartal I 2026, sekitar satu dari lima investor baru mulai investasinya lewat saham dan ETF AS.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022