Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Agustus 2025 | 20.02 WIB

5 Tips Sukses Jadi Kreator: Konsistensi, Pahami Audiens, dan Fokus pada Konten Berkualitas

Ilustrasi membuat  konten di media sosial. (Social Pilot) - Image

Ilustrasi membuat konten di media sosial. (Social Pilot)

JawaPos.com - Di era digital, menjadi kreator konten sudah berubah dari sekadar hobi menjadi profesi yang menjanjikan. Platform video pendek TikTok menjadi salah satu panggung terbesar bagi siapa pun untuk berkarya. 

Mulai dari karyawan, wirausaha, pekerja lepas, ibu rumah tangga, hingga pensiunan. Menariknya, TikTok bekerja bukan berdasarkan jumlah pengikut, melainkan kualitas dan relevansi konten. 

Artinya, video kreator berpeluang menjangkau audiens luas meski tanpa banyak follower. Hal ini menjadi sorotan dalam TikTok SEA Growth Summit yang digelar beberapa waktu lalu.

Acara tersebut mempertemukan kreator dan publisher Asia Tenggara untuk berbagi strategi bertumbuh di TikTok, khususnya bagi pemula. Berikut tips yang bisa dicatat jika ingin sukses hidup sebagai kreator konten di platform TikTok.

Konsistensi adalah Kunci
Kreator kuliner asal Thailand, Thanyaporn Sanguanlosit (@farmiscooking), memulai perjalanannya di TikTok pada 2020. Tantangan awalnya adalah menjangkau audiens, namun konsistensi dan kreativitas membuatnya kini memiliki lebih dari 1,4 juta pengikut. 

Farm menekankan pentingnya terus bereksperimen dan rutin mengunggah konten untuk membangun komunitas. “Awalnya saya tidak berani muncul di kamera. Lama-lama, rasa percaya diri muncul, dan itu meningkatkan jumlah penonton,” ujarnya.

Kenali Audiens yang Dituju
Mantan atlet renang nasional, Richard Sam Bera, kini memimpin akun resmi Tim Indonesia (@timindonesiaofficial) dengan lebih dari 300 ribu pengikut. 

Richard memahami bahwa audiens tertarik pada momen “behind the scenes” latihan atlet dan konten olahraga populer. Menurut data TikTok, minat terhadap konten olahraga di Asia Tenggara tumbuh hingga 57 persen sepanjang 2024.

Manfaatkan Pengetahuan dan Keahlian
Kreator edukasi Dennis Guido (@naktekpang) menggabungkan latar belakang teknologi pangan dengan kreativitas untuk membuat konten eksperimen seru. 

Kini dengan lebih dari 2,6 juta pengikut, ia membuktikan bahwa pengetahuan teknis dapat diolah menjadi hiburan yang bermanfaat. TikTok mencatat, konten edukasi berpeluang 14 kali lebih tinggi untuk ditonton di Asia Tenggara.

Lakukan Riset untuk Konten Kredibel
Bagi Jerhemy Owen (@jerhemynemo), riset adalah pondasi. Dengan 4,7 juta pengikut, ia merasa bertanggung jawab memastikan informasi pelestarian lingkungan yang ia bagikan valid dan mudah dipahami. 

“Riset mendalam membangun kepercayaan audiens,” tegasnya.

Fokus pada Konten Apik, Menarik, dan Niche
Angga Anugrah Putra, GM Content Operations TikTok Asia Tenggara, menyebut bahwa kesuksesan kreator bertumpu pada konten yang well-crafted, engaging, dan fokus pada niche tertentu. 

Data TikTok menunjukkan, konten autentik dan berkualitas memiliki peluang tiga kali lipat lebih besar mendapatkan views, 40 kali lipat pertumbuhan pengikut, dan 72 persen lebih unggul dalam waktu tonton.

Dengan potensi besar ini, TikTok mengajak siapa pun untuk mulai berkarya, membangun komunitas, dan mungkin menjadi kreator berikutnya yang menginspirasi jutaan orang.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore