Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Agustus 2025 | 04.11 WIB

Media Sosial Jadi Ladang Penghasilan: Tren Afiliasi Digital Dorong Literasi Keuangan dan Proteksi Kesehatan

Ilustrasi tren affiliate marketing naik daun seiring massifnya pengguna media sosial. (Empire Flippers) - Image

Ilustrasi tren affiliate marketing naik daun seiring massifnya pengguna media sosial. (Empire Flippers)

JawaPos.com-Penggunaan media sosial di Indonesia terus menunjukkan tren yang masif. Rata-rata, masyarakat Indonesia menghabiskan lebih dari tiga jam per hari di media sosial, menurut data terbaru Wearesocial.

Namun, di tengah tingginya konsumsi digital ini, pemanfaatan media sosial untuk hal produktif dan edukatif masih tergolong rendah. Masyarakat cenderung hanya bersosial media untuk kebutuhan entertainment.

Padahal, salah satu potensi besar yang mulai dimaksimalkan adalah melalui pemasaran afiliasi digital atau affiliate marketing. Model ini memungkinkan pengguna media sosial untuk meraih penghasilan tambahan dengan cara membagikan tautan produk atau layanan tertentu kepada audiens mereka. 

Tak heran, survei Populix 2024 lalu menunjukkan bahwa 67 persen responden tertarik dengan program afiliasi sebagai cara menambah pendapatan.

Di tengah kondisi ekonomi yang menantang dan meningkatnya kebutuhan akan perlindungan kesehatan, pendekatan ini dinilai relevan. Terlebih, data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa penetrasi asuransi di Indonesia masih rendah, yakni hanya 2,72 persen per Februari 2025. 

Padahal, inflasi medis diproyeksikan meningkat hingga 19 persen pada tahun ini. Menjawab tantangan ini, Prudential Indonesia menggagas sebuah program afiliasi digital berbasis literasi keuangan dan proteksi kesehatan.

Melalui pendekatan yang ringan dan berbasis media sosial, program ini diklaim dirancang untuk menjangkau generasi muda, ibu rumah tangga, hingga para pekerja yang aktif di dunia digital.

“Kami melihat media sosial bukan hanya sebagai tempat berinteraksi, tapi juga sarana edukasi dan pemberdayaan ekonomi. CUAP bareng Prudential hadir untuk mengisi ruang itu,” ujar Karin Zulkarnaen, Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia di Jakarta.

Dalam program ini, peserta yang disebut Cuapers akan membagikan konten edukatif terkait keuangan dan asuransi di berbagai platform digital. Mereka akan mendapatkan tautan afiliasi unik yang dapat digunakan untuk menghubungkan calon nasabah dengan tenaga pemasaran resmi Prudential. 

Program ini juga menyediakan berbagai materi konten siap pakai, dashboard pemantauan performa, serta dukungan edukasi dari para ahli dan figur publik. Salah satu yang terlibat adalah kreator konten ternama Leo Giovanni.

“Sebagai kreator, saya melihat program ini sebagai langkah kecil yang bisa berdampak besar. Selain membantu orang lain memahami pentingnya perencanaan keuangan, kita juga bisa ikut berkontribusi secara sosial,” kata Leo.

Di tengah gempuran konten hiburan dan viral yang mendominasi media sosial, inisiatif serupa menunjukkan arah baru pemanfaatan platform digital, sebagai alat untuk meningkatkan literasi keuangan, memperluas akses proteksi kesehatan, sekaligus menciptakan peluang ekonomi mikro di tengah masyarakat.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore