
Ilustrasi tertawa saat melihat meme buatan AI (Dok. Unsplash)
JawaPos.com – Setiap hari, jutaan meme berseliweran di media sosial dari yang sekadar lucu, hingga yang menyindir kondisi sosial secara tajam.
Meme telah menjadi bahasa baru internet, cara cepat menyampaikan opini, emosi, bahkan kritik.
Tapi pernahkah terpikir bahwa meme yang menghibur itu bisa saja dibuat oleh kecerdasan buatan?
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI, kini muncul pertanyaan: apakah AI mampu menyaingi kreativitas manusia dalam membuat humor digital?
Dikutip dari Neurosciecenews, studi terbaru dari peneliti di Eropa mencoba menjawabnya melalui eksperimen skala besar, membandingkan hasil karya meme buatan manusia, AI, dan kolaborasi keduanya.
Hasilnya cukup mengejutkan, dan membuka wawasan baru soal batas kreativitas antara manusia dan mesin.
Studi Kolaborasi Manusia-AI dalam Pembuatan Meme
Dalam studi kolaboratif dari KTH Royal Institute of Technology, LMU Munich, dan TU Darmstadt para peneliti menguji sejauh mana kecerdasan buatan (AI) dapat terlibat dalam proses kreatif pembuatan meme internet.
Penelitian ini membandingkan tiga kelompok, manusia yang membuat meme tanpa bantuan, manusia yang bekerja sama dengan model bahasa besar (LLM), serta LLM yang bekerja sendiri menghasilkan meme.
Para peserta menggunakan template meme populer seperti Doge, Futurama Fry, dan Boromir dengan frasa “One does not simply...”.
Hasil karya mereka kemudian dinilai oleh hampir 100 orang, berdasarkan tiga aspek utama, kreativitas, humor, dan potensi untuk dibagikan secara luas.
Penelitian ini merupakan studi berskala besar pertama yang secara khusus meneliti kolaborasi manusia dan AI dalam konteks humor visual berbasis budaya internet.
AI Unggul dalam Rata-Rata, Manusia Tetap Juara dalam Humor
Hasil studi menunjukkan bahwa meme yang dihasilkan sepenuhnya oleh AI mendapatkan skor rata-rata tertinggi jika dibandingkan dengan meme buatan manusia maupun kolaborasi manusia-AI.
