
Ilustrasi gen z di kantor. (Pexels)
JawaPos.com - Generasi Z atau (Gen Z) adalah generasi yang tumbuh besar di era digital. Mereka sangat familiar dengan teknologi dan internet, sehingga tak heran jika mereka sangat adaptif dengan perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence (AI).
Ada yang mempertanyakan seperti cara kerja Gen Z, apakah mereka kerap bekerja dengan AI? Bagaimana sebenarnya teknologi mengubah cara kerja Gen Z?
Lantas, seperti apa teknologi telah mengubah lanskap pekerjaan secara keseluruhan, dan bagaimana Gen Z beradaptasi dengan perubahan tersebut sebagaimana yang dikutip dari Independent, Kamis (20/2).
Benarkah Gen Z Selalu Bekerja dengan AI?
Berdasarkan survei terbaru yang dilakukan oleh The Harris Poll dan Google Workspace, sebanyak 93 persen pekerja Gen Z menggunakan dua atau lebih alat AI setiap minggu dalam pekerjaannya. Tidak hanya itu, mayoritas pekerja milenial (79 persen) juga mengandalkan AI dalam rutinitas kerja.
Temuan ini menandakan AI bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari cara kerja generasi muda. Mereka tidak hanya menggunakannya untuk efisiensi, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan keterampilan dan mempercepat pertumbuhan karier.
Dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengadopsi teknologi ini, AI juga membantu dalam aspek komunikasi, kolaborasi, dan kepemimpinan. Menurut survei yang sama, 86 persen responden percaya bahwa AI dapat membantu meningkatkan kualitas kepemimpinan, sementara 47 persen mengatakan bahwa AI dapat membantu memperbaiki komunikasi dan pemecahan masalah.
Peran AI dalam Efisiensi Kerja
Salah satu manfaat utama yang dirasakan oleh pekerja Gen Z adalah bagaimana AI dapat meningkatkan efisiensi dalam berbagai tugas sehari-hari. Sebanyak 82 persen pekerja menggunakan AI untuk berbagai keperluan di tempat kerja, termasuk dalam penulisan email dan mengatasi kendala bahasa.
AI juga berperan dalam membantu pekerja menjaga profesionalisme dalam komunikasi tertulis. Sebanyak 88 persen responden menyatakan bahwa AI membantu mereka menggunakan nada yang tepat dalam email, sementara 87 persen merasa lebih nyaman menulis email panjang dengan bantuan teknologi ini. Selain itu, 90 persen dari mereka mengaku lebih percaya diri mengikuti rapat virtual saat AI membantu mencatat poin-poin penting dalam diskusi.
AI sebagai Katalis Perkembangan Karier
Selain meningkatkan produktivitas, AI juga dianggap sebagai alat yang dapat mempercepat perkembangan karier. Seperti yang diungkapkan Vice President of Product di Google Workspace Yulie Kwon Kim dalam Independent menyatakan, "pemimpin masa depan tidak hanya mengadvokasi AI, tetapi mereka juga menggunakannya secara strategis untuk mempercepat pertumbuhan mereka."
Dengan AI, pekerja muda dapat lebih fokus pada tugas-tugas strategis yang lebih kompleks, sementara tugas-tugas rutin dapat ditangani oleh teknologi. Hal ini membuka peluang bagi mereka untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kepemimpinan, dan inovasi dalam lingkungan kerja yang semakin dinamis.
AI dan Masa Depan Dunia Kerja
Seiring dengan perkembangan AI, hampir semua responden (98 persen) percaya bahwa teknologi ini akan memiliki dampak signifikan terhadap industri atau tempat kerja mereka dalam lima tahun ke depan. Hal ini menegaskan bahwa adaptasi terhadap AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi pekerja yang ingin tetap relevan di era digital.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
