Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Januari 2025 | 14.34 WIB

Teknologi Online Makin Canggih, Penipuan Semakin Marak Lewat Online, Kenali Cirinya Agar Tak Masuk Perangkap

Nomor Whatsapp penipuan yang mengatasnamakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Nomor Whatsapp penipuan yang mengatasnamakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Semakin berkembangnya teknologi semakin marak pula modus penipuan online yang terjadi. Tak sedikit jenis modus penipuan online mulai dari penipuan judi ilegal, penipuan niaga eletronik, penipuan impersonasi maupun penipuan mengaku selebritas.

Paling sering dilakukan modus para penipu dilakukan lewat aplikasi komunikasi Whatapps baik modus pemenang undian, undangan pernikahan, lowongan kerja atau lainnya

Tak salah bila penipuan online menjadi fenomena mengkhawatirkan seiring perkembangan teknologi. Meski fitur keamanan di platform online makin canggih, tetapi para penjahat siber terus berevolusi dalam melancarkan serangan.

Aplikasi pesan WhatsApp yang banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan masyarakat di Indonesia dimanfaatkan oleh para penipu. Tak sedikit modus penipuan yang memakan korban melalui aplikasi pesan tersebut.

Seringnya penipuan lewat WhatsApp dengan memanfaatkan file APK yang dikirim acak ke nomor HP orang lain. Tujuannya agar penerima chat mengklik dan mendownload file kemudian tanpa sadar menginstal aplikasi jahat di HP-nya.

Cara yang disebut sebagai phising ini serupa dengan kejahatan mengirim link lewat email. Penipu online berharap agar penerima email atau WhatsApp memberikan akses secara tak sadar sehingga HP atau akun finansial bisa diambil alih atau dibajak.

Bermacam aksi atau modus penipuan online hingga awal 2025:

Surat Peringatan
Hati-hati bagi wajib pajak dalam menerima surat elektronik atau email yang berisikan surat peringatan pajak. Banyak e-mail bersifat phising.

Salah satu tanda e-mail tersebut patut dicurigai adalah pengirim. Surat pemberitahuan resmi dari DJP pasti akan menggunakan alamat e-mail resmi bukan perorangan. Bila sang pengirim tidak menggunakan @pajak.go.id itu berarti bukan dari DJP.

Bila Anda masih ragu, wajib pajak bisa menghubungi kontak resmi DJP. Baik melalui e-mail, telpon maupun sosial media. Penipuan menggunakan link phising dapat mengambil data pribadi. Hal ini membuat saldo anda di e-wallet tidak aman.

Metode penipuan link phising dapat menguras saldo m-banking Anda. Modus penipuan phising kini makin beragam. Misalnya seolah-olah mengirimkan informasi soal paket dari ekspedisi atau juga seolah-olah memberikan undangan pernikahan.

Undangan VCS
Modus lainnya adalah melakukan video call sex (VCS) dari nomor tidak dikenal. Mereka disebut akan memeras para korbannya
Kalau ragu dan diperas, hubungi teman yang mengerti dan minta bantuannya untuk menghadapi ancaman-ancaman. Maka jangan langsung menurut atau mengikuti ancaman saja.

Modus Kurir
Penipu mengaku berasal dari jasa expedisi pengiriman. Penipu mengirimkan lampiran dengan nama file berbentuk apk dengan tulisan LIHAT Foto Paket’.

Bila Anda mengunduh file itu akan kehilangan uang yang disimpan di bank. Berbagai data termasuk keuangan yang bakal diambil oleh para pelaku.

File Undangan Nikah
Penipuan jenis ini paling marak karena banyaknya pengguna WhatsApp yang mendapatkan. Penipu akan mendapatkan file apk oleh orang yang tidak dikenal yakni sebuah undangan pernikahan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore