JawaPos.com - Konvergensi layanan telekomunikasi yang dilakukan operator seluler belakangan ini mulai dirasakan banyak manfaatnya. Dikenal juga dengan Fixed Mobile Convergence (FMC), usaha menggabungkan layanan seperti TV kabel dan jaringan internet rumah ke satu atap diyakini bisa mendorong kinerja perusahaan.
FMC sendiri merupakan penggabungan ekosistem antara layanan fixed broadband (internet rumahan) dan mobile broadband (internet dari ponsel pintar). Hal ini juga sebelumnya dilakukan oleh operator seluler (opsel) pelat merah, Telkomsel.
Vice President Corporate Strategy, Innovation, Sustainability, and Marketing Telkomsel Endra Diputra menyampaikan bahwa saat ini total pelanggan fixed broadband di Indonesia baru sekitar 12 juta pelanggan. Dari jumlah tersebut, pangsa pasar Telkomsel diklaim mencapai sekitar 67%.
Data tersebut, menurut Endra, menunjukkan potensi yang sangat besar dari fixed broadband yang mendorong implementasi FMC. Sejalan dengan inisiatif FMC, selama setahun terakhir ini layanan IndiHome telah diintegrasikan ke dalam Telkomsel.
"Tujuan implementasi FMC ini untuk customer. Sekitar 52% customer mengatakan apabila layanan fixed dan mobile menjadi satu, billing-nya menjadi satu, langganannya menjadi satu, ini jauh lebih diminati dibandingkan sendiri-sendiri. Jadi customer adalah hal paling utama yang coba kita perhatikan," kata Endra Diputra di acara media gathering Telkomsel di Jakarta dan Bandung.
Dari sisi bisnis, implementasi, Endra menyebut, FMC juga diyakini akan mendukung kinerja bisnis perusahaan.
"Di dunia ini, kalau operator hanya mengerjakan mobile broadband saja, maka pertumbuhannya hanya 2,6%. Namun, kalau fixed dan mobile menjadi satu, integrated operator, itu (pertumbuhannya) akan 3.1%." katanya.
Endra menambahkan, FMC dilakukan Telkomsel untuk membentuk digital ekosistem. Seiring dengan semakin banyaknya masyarakat Indonesia yang melek digital, diperkirakan populasi digital akan terus tumbuh, didorong oleh cakupan 4G sebesar 97% dan konvergensi.
Memasuki satu tahun implementasi FMC, bisnis IndiHome tumbuh signifikan. Pada semester I 2024, pelanggan IndiHome telah mencapai 10,6 juta atau tumbuh double digit 10,9% Year on Year (YoY). Untuk pelanggan mobile broadband, Telkomsel juga masih menjadi market leader dengan total 159,9 juta pelanggan atau tumbuh 4,3% YoY.
Selain Telkomsel, yang lebih dulu melakukan FMC adalah XL Axiata. Memulai tren FMC, XL Axiata mencaplok penyedia layanan internet rumahan First Media dan menggabungkannya jadi satu dengan layanan mereka sebagai operator seluler.