
Platform media sosial, Facebook. (Gadgets Now).
JawaPos.com - Sejak meluncur dan terkenal lebih dari 10 tahun lalu, nama Facebook terus meroket. Hal ini tentunya berdampak pada naiknya angka pengguna, fitur dan monetisasi yang digencarkan yang ujung-ujungnya adalah cuan yang melimpah.
Nggak pernah ada sejarah Facebook gagal memenuhi target revenue atau pendapatannya. Namun pada kuartal dua (Q2) kali ini, Facebook justru dilaporkan mengalami penurunan pendapatan.
Dikutip dari Cnet, Facebook melaporkan penurunan pertama pendapatan tahunan di kuartal kedua 2022-nya. Perusahaan media sosial terbesar di dunia ini mengumumkan bahwa mereka mengalami penurunan pendapatan sebesar satu persen menjadi USD 28,8 miliar atau setara dengan Rp 430,7 triliun.
Facebook juga memperkirakan pertumbuhan pendapatan di kuartal ketiga 2022 berpotensi turun lebih banyak lagi. Kemudian, laba keseluruhan untuk perusahaan induknya yang kini bernama Meta juga dilaporkan turun 36 persen menjadi USD 6,7 miliar pada kuartal 2 2022.
Sementara Divisi Reality Labs yang bertanggung jawab mengembangkan metaverse kehilangan USD 2,8 miliar pada kuartal 2 2022. Penurunan pertama dalam pertumbuhan pendapatan Facebook dan Meta ini sudah diperkirakan oleh analis di Wall Street.
"Kami tampaknya telah memasuki penurunan ekonomi yang akan berdampak luas pada bisnis periklanan digital," kata CEO Meta Mark Zuckerberg dalam panggilan telepon dengan para analis. "Selalu sulit untuk memprediksi seberapa dalam atau berapa lama siklus ini akan terjadi, tetapi saya akan mengatakan bahwa situasinya tampaknya lebih buruk daripada seperempat yang lalu," imbuh Mark Zuckerberg.
Sementara dikutip dari TheVerge, salah satu tantangan yang membuat perusahaan sulit menumbuhkan pendapatan adalah adalah tools privasi baru di iOS. Tools "minta aplikasi untuk tidak melacak" ini muncul di iPhone dan membuat bisnis iklan Facebook jadi tidak efektif.
Tahun lalu, Meta diketahui menderita kerugian USD 10 miliar dalam pendapatan iklan. Kini, ditambah pelambatan ekonomi, ada lebih banyak pengiklan yang menarik kembali belanja iklan mereka. (*)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
