Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Januari 2024 | 15.10 WIB

Wow, Ternyata Aplikasi X Secara Diam-Diam Menghapus Dukungan Untuk Gambar Profil NFT

Aplikasi X secara diam-diam menghapus dukungan gambar profil NFT untuk pengguna Twitter Blue (Sumber: Dexerto) - Image

Aplikasi X secara diam-diam menghapus dukungan gambar profil NFT untuk pengguna Twitter Blue (Sumber: Dexerto)

JawaPos.com - Aplikasi X diam-diam telah menghapus dukungan dan fitur untuk gambar profil NFT dari langganan berbayar premium atau Twitter Blue pada Rabu (10/1) kemarin waktu setempat.

Dikutip dari media TechCrunch, langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan pengumuman rencana baru perusahaan pada tahun 2024 yang dilakukan CEO X, Elon Musk.

Dia bakal memfokuskan pemrosesan pembayaran dan peluncuran lebih banyak fitur Artificial Intelligence (AI).

Pasca pengumuman baru Musk pada Rabu kemarin, semua deskripsi gambar profil NFT telah dihapus dari halaman dukungan X.

Sementara itu, untuk akun yang memiliki gambar profil NFT heksagonal masih belum mendapat kejelasan apakah mereka mendapatkan dampak serupa atau tidak.

Sejak pertama kali mengintegrasikan NFT dan kripto di aplikasi Twitter (sekarang beralih menjadi X) untuk pelanggan Twitter Blue pada 2022 lalu, aplikasi tersebut memberikan beberapa layanan NFT untuk bisa menjalankan akun mereka menggunakan dompet kripto.

Untuk membedakan foto profil NFT dengan pengguna biasa, mereka menggunakan avatar dengan bingkai heksagonal.

Dengan mengklik profil tersebut, penggunanya dapat melihat informasi NFT seperti alamat kontrak, TokenID hingga waktu dan asal situs NFT tersebut di mint.

Dengan melonjaknya hype NFT saat itu, volume transaksi kripto alami peningkatan hingga $12,6 miliar.

NFT, yang merupakan singkatan dari non-fungible token, adalah aset kripto yang sering dipasarkan sebagai lisensi untuk kepemilikan sebuah karya tertentu. Salah satu yang paling terkenal adalah “Bored Ape”.

Penghentian layanan untuk NFT sebenarnya bukan pertama kali dilakukan aplikasi X.

Sebelumnya, Meta, perusahaan induk untuk Instagram dan Facebook sudah lebih dahulu menghentikan dukungan untuk NFT pada Maret tahun lalu.

Hingga saat ini masih belum jelas bagaimana nasib NFT kedepannya, setelah kehilangan nilai dalam beberapa waktu belakangan.

Mengingat pasar mata uang kripto secara mendadak ambruk sejak 2022 dan menurunkan nilai sebanyak $2 triliun.

Meskipun pasar telah pulih dengan volume perdagangan di atas $1,6 miliar selama beberapa bulan terakhir, nilai token berharga tinggi seperti Bored Ape Yacht Club (BAYC) alami kemerosotan dengan cepat sejak sebelumnya berhasil menjadi yang tertinggi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore