
Ini hanya beberapa hari setelah dokumen bocor menunjukkan bahwa GPT-4.5 akan segera dihentikan. (aim / Nikhil Kumar)
JawaPos.com - OpenAI baru-baru ini menciptakan kehebohan di kalangan pengguna internet dengan mengumumkan GPT-V melalui tautan misterius 'openai.com/v-test,' yang sayangnya sekarang mengarah ke halaman error 404.
Kejadian ini mengikuti penemuan seorang pengguna di platform X yang sebelumnya menemukan bocoran dokumen yang menyatakan rencana penghentian GPT-4.5 oleh OpenAI.
Dokumen tersebut juga mencuatkan spekulasi tentang percepatan perilisan Gemini oleh Google, kemungkinan terkait penurunan popularitas GPT-4.5.
Meski begitu, Sam Altman dengan singkat menanggapi semua spekulasi ini dengan jawaban yang tegas "nah" terhadap pertanyaan pengguna di platform X mengenai kebocoran GPT-4.5.
Menariknya, bocoran tersebut juga mencantumkan harga yang terlihat tidak realistis, membingungkan apakah Altman mengesampingkan hanya harga atau bahkan keberadaan GPT-4.5, sementara mungkin fokus pada peluncuran GPT-V atau GPT-5.
Dimitris Papailiopoulos baru-baru ini membagikan tangkapan layar unik dari ChatGPT Plus di platform X, yang memberikan jawaban bahwa sistem beroperasi di model 'gpt5-feeltheAGI-this-is-what-
Kabarnya, pemecatan Sam Altman mungkin terkait dengan bocoran model Q*, yang dikabarkan mampu menyelesaikan tantangan matematika baru dan dianggap sebagai langkah menuju Artificial General Intelligence (AGI).
Hal ini terjadi setelah OpenAI merilis GPT-4 Turbo dalam konferensi DevDay pada bulan November lalu. Selain itu, muncul rumor bahwa OpenAI sedang diam-diam mengembangkan GPT-5, suatu spekulasi yang tampaknya benar, dilaporkan dari analytics india mag, Jum'at (23/12).
Beberapa pihak berspekulasi bahwa GPT-5 bisa menjadi model pembuat video, mengingat tren terbaru seperti Pika AI, Stable Video Diffusion, dan RunwayML. Fakta bahwa ini disebut sebagai 'v-test' juga menambah api pada spekulasi tersebut.
Mengesampingkan hal tersebut, OpenAI telah mengembangkan beberapa mdel AI lainnya selain GPT-V. Berikut adalah beberapa model AI yang dikembangkan oleh OpenAI:
1. GPT-4: Model AI yang lebih canggih dari GPT-3 dan dapat memahami serta menghasilkan bahasa alami atau kode.
2, DALL-E: Model AI yang dapat menghasilkan dan mengedit gambar berdasarkan prompt bahasa alami.
3. TTS: Serangkaian model AI yang dapat mengubah teks menjadi audio yang terdengar alami.
4. Whisper: Model AI yang dapat mengubah audio menjadi teks.
5. Embeddings: Serangkaian model AI yang dapat mengubah teks menjadi bentuk numerik.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
