
Ilustrasi/sumber: michaellavers.net
JawaPos.com - Penggunaan smartphone di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Hasil riset terbaru Google terbaru mengungkap kebiasaan digital masyarakat di lima kota besar, yakni Jakarta, Bodetabek, Bandung, Semarang, dan Surabaya.
Survei yang dilakukan Google bersama GfK itu menunjukkan 61 persen masyarakat perkotaan di Indonesia memiliki perangkat pintar sebagai penunjang kehidupan. Rata-rata masyarakat di kota menghabiskan waktunya dengan smartphone selama 5,5 jam per hari. Hal ini menunjukkan smartphone telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat perkotaan.
Pada malam hari menjadi puncak penggunaan smartphone paling banyak dibanding pagi, siang, maupun sore. Masyarakat perkotaan menggunakan 16 aplikasi atau situs berbeda sebanyak 46 kali perhari. Dalam sebulan, mereka menggunakan aplikasi selama 26 hari.
Selain itu, survei ini juga menilai kebiasaan belanja dalam kategori travel, pakaian dan perawatan rambut. Kesimpulannya, pendekatan online dan offline sama penting bagi konsumen perkotaan. Kemudian, kombinasi antara mesin pencari dan situs ritel atau aggregator merupakan sumber informasi terpenting yang dibutuhkan pengguna. Serta, perjalanan konsumen dalam proses pembelian tidak sederhana atau linear.
"Hasil survei ini memperkuat bukti bahwa adanya perilaku baru yang kami sebut momen-mikro di mana konsumen menggunakan internet, biasanya melalui smartphone, untuk dengan cepat memenuhi kebutuhannya, seperti keinginan pembelian barang," tulis Google Indonesia dalam siaran persnya, Jumat (4/9).
Menurutnya, tantangan untuk para marketer Indonesia yang ingin menjangkau masyarakat perkotaan dengan kondisi perekonomian stabil adalah bagaimana agar iklan mereka tetap relevan dan berguna untuk konsumen. Sehingga, konsumen dapat langsung menemukan jawaban atas kebutuhannya setiap kali mereka mencari informasi di ponselnya.
Untuk diketahui, Google menugaskan GfK untuk melakukan survei tatap muka terhadap 2.500 orang di wilayah Jakarta, Bodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya serta meminta ijin kepada 600 peserta untuk melakukan riset lanjutan melalui aplikasi yang diunduh di ponselnya. Riset ini dilaksanakan dari November 2014 hingga Februari 2015. (fab/jpg)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
