Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 September 2015 | 01.00 WIB

Advan Targetkan Penjualan 10.000 Unit Vandroid S6

Chief Commercial MNC Shop Jimmy Junaidi (dua kiri) bersama Marketing Director Advan Tjandra Lianto (tiga kiri) menunjukkan phablet Advan Vandroid S6 yang dijual eksklusif melalui layanan home shopping. - Image

Chief Commercial MNC Shop Jimmy Junaidi (dua kiri) bersama Marketing Director Advan Tjandra Lianto (tiga kiri) menunjukkan phablet Advan Vandroid S6 yang dijual eksklusif melalui layanan home shopping.

JawaPos.com - Inovasi penjualan suatu produk semakin memanjakan konsumen dalam memilih barang yang hendak dibeli. Di pasar smartphone, Advan menjajal pemasaran melalui layanan home shopping dengan menggandeng MNC Shop. Hal ini dilakukan untuk menjangkau pelanggan lebih luas dengan tetap menghadirkan pelayanan prima bagi semua kalangan.



Marketing Director Advan Tjandra Lianto mengatakan, dalam jajaran produk smartphone Advan, Vandroid S6 merupakan seri perdana yang dipasarkan melalui jalur home shopping MNC Shop.



Dalam grafik penjualan perangkat jenis phablet itu terus mengalami peningkatan dalam satu bulan sejak dirilis pertama kali. Jumlah produk yang terjual hingga saat ini mencapai 2.000 unit.



"Kami optimistis untuk menetapkan target penjualan 10.000 unit sampai akhir tahun (2015)," katanya dalam sebuah diskusi di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (31/8).



Chief Commercial MNC Shop Jimmy Djunaidi menambahkan, Vandroid S6 yang dijual secara eksklusif melalui home shopping ini mempunyai layanan yang berbeda dari home shopping lainnya.Keuntungan yang ditawarkan berupa sistem pembayaran yang mudah dan aman melalui layanan Credit Cash on Delivery (CCOD) dan Debit Cah on Delivery (DCOD).



Transaksi jual beli barang bisa dilakukan langsung dari rumah setelah barang benar-benar diterima dengan baik oleh pelanggan.



Mayoritas masyarakat Indonesia, lanjut dia, lebih menyukai menonton daripada membaca. "Dalam sehari masyarakat menonton televisi sekitar lima jam, karena itu peluang home shopping sangat besar daripada toko online lainnya," terangnya.



Fenomena Home shopping sebetulnya bukan suatu hal yang baru di tengah masyarakat saat ini. Advan memandang ada tiga kategori kebiasaan belanja masyarakat, yakni traditional shopping, online shopping, dan home shopping.



Traditional shopping merupakan kebiasaan berbelanja masyarakat yang secara langsung mendatangi toko maupun pasar di mana produk tersebut dipasarkan. Online Shopping merupakan proses transaksi jual beli yang dilakukan oleh pedagang dan konsumen melalui layanan berbasis internet.



Sementara home shopping merupakan proses transaksi jual beli yang bisa dilakukan secara praktis dari rumah melalui tayangan yang disiarkan tangsung oleh televisi. (fab/jpg)



Editor: Arwan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore