Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Januari 2019 | 02.29 WIB

Wahai Pemilik Apple, Jangan Coba-Coba Lakukan Ini, Bahaya!

Ilustrasi: perangkat Apple, iPhone. - Image

Ilustrasi: perangkat Apple, iPhone.

JawaPos.com – Kamu pemilik perangkat Apple? Jika iya, kamu dianjurkan untuk tidak melakukan hal ini atau kamu berpotensi menjadi sasaran pelaku kejahatan siber. Hal yang tidak boleh dilakukan pengguna Apple adalah membiarkan perangkatnya dimasuki identitas lain semisal Apple ID dengan alasan apapun. Hal itu diungkap perusahaan keamanan siber, Kaspersky.


Dalam keterangan resminya kepada JawaPos.com, Kaspersky menjelaskan alasan ihwal tidak bolehnya Apple ID user lain masuk ke perangkat Apple milik kamu. Hal tersebut dikatakan dapat membuat celah keamanan yang berpotensi dimanfaatkan orang-orang jahat untuk memeras kamu.


Pihak Kaspersky menyebut, bagi para pengguna perangkat Apple tipe apa pun pasti harus memiliki ID Apple. Ya, identitas ini diibaratkan sebagai paspor digital untuk mengeksplorasi dunia Apple. “Dengan adanya ID Apple, kamu dapat masuk dan melakukan otorisasi tertentu. Layaknya paspor, ID Apple harus dijaga keamanannya. Jangan meminjamkannya kepada siapa pun atau memasukkan ID para pengguna lain,” terang pihak Kaspersky.


Pihak Kasperksy menyebut, memberikan seseorang ID Apple kamu atau sebaliknya berarti membuat kamu kehilangan akses ke perangkat Apple itu sendiri. Mulai dari data, langganan, dan sebagainya. Lantas mengapa sering timbul pertanyaan mengapa tidak boleh memasukkan ID Apple orang lain pada iPhone atau iPad kamu? Jawabannya sederhana, karena pelaku kejahatan siber dapat memanfaatkannya.


Lebih jauh, pihak Kasperksy menyebut jika membiarkan seseorang memasukkan ID Apple mereka pada perangkat kamu, maka secara efektif kamu melepaskan kepemilikannya. Kemudian jika seseorang itu adalah pelaku kejahatan siber, mereka tidak akan melepaskannya dengan mudah setelah menipu korban. Mereka akan memblokir perangkat dengan menggunakan fitur ‘Find My iPhone’ di iCloud mereka.


Fitur ini sendiri dimaksudkan untuk mencegah orang asing membaca seluruh isi dalam ponsel yang hilang dan menampilkan kontak kamu di layar, sehingga pencari dapat menghubungi kamu dan mengembalikannya.


Dengan memasukkan ID Apple orang asing, belum tentu perangkatnya sendiri hilang. Tetapi begitu seseorang memasukkan ID Apple orang lain, iPhone akan ditambahkan ke daftar seluruh perangkat yang berhubungan orang asing tersebut di iCloud, dan selanjutnya dapat melakukan apa pun yang mereka kehendaki. Dengan demikian, fitur yang awalnya penting bagi kamu bisa berubah menjadi melayani tujuan kriminal seperti pelaku kejahatan siber dapat menggunakannya untuk memblokir iPhone dan iPad, dan kemudian meminta tebusan kepada kamu.


Bagaimana bisa orang meminta untuk memasukan ID Apple mereka? Jawabannya adalah lewat modus jual beli. Jangan pernah biarkan seseorang memasukkan ID Apple kepada perangkat kamu walaupun dengan menggunakan tujuan jual beli. Teknik rekayasa sosial favorit di antara para scammers adalah mendekatkan diri dengan pengguna di forum-forum yang berkaitan dengan Apple. Mereka kemudian meminta untuk memasukkan ID Apple mereka dengan berbagai alasan seperti ‘ponsel saya mati, kontak saya ada di iCloud, saya harus segera menghubungi bos, bisakah saya minta bantuan’ dan sebagainya dengan dalih apapun menggunakan nada minta pertolongan.


Namun bagaimana jika kamu mengetahui email dan kata sandi ID Apple para pelaku kejahatan siber? Bukankah kamu bisa masuk ke versi Web iCloud dan memperbaikinya? Tidak. Akun para pelaku kejahatan dilindungi dengan otentikasi dua faktor, satu-satunya cara untuk masuk ke iCloud-nya adalah kamu juga harus memasukkan kode yang dikirim ke salah satu perangkat mereka. Dengan kata lain, hanya mereka yang memiliki akses ke perangkat tersebut. Jadi, hanya dengan mengetahui ID Apple mereka saja, itu tidaklah cukup.


“Maka apa saja tips untuk menghindari skenario kejahatan seperti ini? Sederhana, pertama jangan pernah memasukkan ID Apple orang lain di perangkat kamu. Kedua jangan pernah memasukkan ID Apple orang lain di perangkat kamu, bahkan jika mereka meminta dengan alasan membutuhkan pertolongan,” jelas pihak Kaspersky.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore