
Ilustrasi: gadget
JawaPos.com – Penggunaan gadget canggih kini menjadi semakin umum. Bisa dimiliki siapa saja. Bahkan tidak sedikit yang menjadikannya sebagai penunjang gaya hidup. Terlebih istilah 'Milenial' mendadak booming berkat peranan teknologi dan segala perangkat pendukungnya.
Hasilnya, banyak masyarakat kaum urban yang hidup di kota besar merasa memiliki gadget canggih merupakan sebuah keharusan. Walaupun sebetulnya kebutuhan mereka tidak benar-benar menuntut adanya perangkat mobile yang canggih.
Gadget atau perangkat canggih di sini adalah perangkat mobile yang memungkinkan manusia untuk selalu terhubung dengan dunia. Misalnya ponsel pintar, laptop, dan jam tangan pintar yang membuat penggunanya selalu dekat dengan segala informasi.
CEO Sekaligus Vice President Era Jaya Group, Hasan Aula mengatakan bahwa sesungguhnya masih banyak pembeli atau pengguna gadget kekinian yang belum mengerti betul fitur dan keunggulan produk yang mereka beli secara maksimal. “Ada banyak yang belum paham sepenuhnya perangkat gadget yang mereka miliki,” jelasnya kepada JawaPos.com di Jakarta belum lama ini.
“Kebanyakan sih belum paham 100 persen yah. Karena kan tipikal orang menggunakan gadget berbeda-beda. Ada yang cepat belajar kemudian dia jadi pintar, ada juga yang males atau cukup dengan fitur standar juga sudah cukup,” jelas Hasan.
Dia juga menjelaskan bahwa kebanyakan orang membeli gadget atau perangkat mobile dengan harga yang tinggi dikarenakan akan mampu mendongkrak status sosial mereka. Terutama dengan image flagship dari raksasa teknologi asal Cupertino, California, Amerika Serikat (AS) Apple.
“Apple kan image-nya wah. Kalo ada orang beli produk Apple, atau pakai produk Apple kan jadi keliatan makin gaya,” katanya sambil tertawa.
Hasan menambahkan, memiliki gadget canggih dengan harga yang terbilang tinggi merupakan keharusan. Sebab dari harga yang ditawarkan terdapat fitur dan spesifikasi yang juga mumpuni.
“Harusnya sih bisa mengimbangi yah, jangan cuma bisa beli saja. Kan mubazir, harganya mahal, fiturnya lengkap, spesifikasinya mantap tapi kemampuan penggunanya terbatas. Harusnya bisa lebih maksimal, makanya konsumen kita edukasi. Supaya gadget miliknya bisa terpakai optimal,” pungkas Hasan.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
