
TOKOH PENTING: Figur Tri Rismaharini diharapkan PDIP sebagai pendulang suara saat pilwali. (PDIP for Jawa Pos)
JawaPos.com - Rekomendasi calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya dari DPP PDI Perjuangan sudah final. Tinggal menunggu hari baik untuk mengumumkannya. Tapi, pengurus banteng moncong putih itu ingin sekalian dibarengkan dengan empat daerah lain di Jawa Timur. Yakni, Pacitan, Sidoarjo, Jember, dan Situbondo.
Hari ini (30/8) Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dijadwalkan ke kantor DPD PDIP Jatim untuk konsolidasi. Apakah akan sekalian pengumuman paslon yang mendapat rekomendasi? Wakil Ketua Bidang Pemenangan (BP) Pemilu DPD PDIP Jatim Deni Wicaksono belum bisa memastikan hal itu hingga kemarin. Tapi, dia meyakinkan paslon sudah final. ’’Seperti yang disampaikan Mbak Puan, nama paslon sudah ada di dalam amplop,’’ jelasnya.
Pengumuman paslon di pilwali Surabaya terbilang paling buncit. Sudah empat gelombang partai itu mengumumkan paslon pilkada, tapi Surabaya tak ikut dipublikasikan. Kali terakhir rekomendasi dibacakan pada Jumat (28/8), Surabaya hanya disinggung sedikit oleh Ketua Bidang Politik DPP PDIP Puan Maharani.
Penentuan calon wali kota dari PDIP memang alot. Dari informasi yang dihimpun, hal itu dipicu sejumlah faksi yang muncul di internal partai. Terhitung ada tiga kubu. Yakni, Risma, Whisnu, dan Bambang D.H. Ketiganya disebut-sebut memiliki basis pendukung dan pengaruh yang kuat. Risma sekarang menjadi pengurus DPP bagian kebudayaan.
Menurut Risma, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah mengetahui calon yang tepat untuk memimpin Surabaya. Dia juga sudah diajak berdiskusi terkait dengan siapa calon penggantinya. Mega ingin sosok yang visioner dan mampu memajukan Surabaya. ’’Semua kader juga diajak berdiskusi. Keputusan ada di DPP PDIP,’’ tuturnya.
Pakar komunikasi politik Universitas Airlangga Surabaya Suko Widodo menilai dinamika di PDIP Surabaya begitu menarik. Ada kesan kuat Risma mendukung Eri sebagai penggantinya. Tapi, hal itu jadi mengorbankan Whisnu. Padahal, Whisnu mendaftar sebagai calon wali kota.
’’Sumber masalahnya, karena tidak ada kompromi antara Bu Risma dan Whisnu Sakti Buana,’’ katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
