
CEK PERSIAPAN: Jalur masuk Surabaya dipisahkan antara yang bernopol Surabaya dan bukan untuk memudahkan penyekatan. (Dimas Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono meninjau uji coba titik penyekatan mudik di bundaran Waru Kamis (29/4). Dia merasa puas dengan persiapan yang sudah dijalankan. Istiono meminta masyarakat tidak nekat mudik.
Jenderal bintang dua itu tiba sekitar pukul 11.00. Dia sempat memberikan arahan kepada personel yang disiagakan. ”Operasi ini dilakukan dalam rangka kemanusiaan. Utamakan tindakan persuasif dan humanis,” tuturnya.
Istiono menerangkan, larangan mudik berlaku mulai 6 Mei. Namun, sejak jauh hari persiapan harus dimatangkan. Dengan begitu, petugas bisa maksimal dalam mengantisipasi pemudik.
Menurut dia, nanti tidak ada toleransi bagi pemudik. Mereka akan diminta putar balik. ”Kita lihat tadi semua sudah all-out. Personel, sarana-prasarana, maupun cara bertindaknya sudah benar,” katanya setelah meninjau simulasi penyekatan.
Dari pantauan, di titik penyekatan itu terdapat sejumlah pembatas jalan. Masing-masing dijaga petugas. Mereka memeriksa setiap pengendara yang melintas.
Dalam prosesnya, kendaraan yang melintas dipisah berdasar nopol. Hanya kendaraan dengan nopol Surabaya Raya yang diperbolehkan melintas. Itu pun dengan catatan, pengendaranya punya tujuan jelas. Juga, mempunyai bukti bebas Covid-19.
Di sisi lain, kendaraan dengan nopol luar kota dilarang masuk ke Kota Pahlawan. Kecuali, pengendaranya punya tujuan yang mendapat toleransi. Misalnya, dalam rangka tugas atau mengirim kebutuhan pokok.
Istiono mengatakan, Covid-19 adalah ancaman nyata. Hingga saat ini, persebarannya belum berhenti. ”Masyarakat harus sadar, cara menghindarinya dengan mengikuti anjuran pemerintah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyoroti potensi pemudik melewati jalur tikus. Istiono menegaskan, potensi tersebut perlu diantisipasi dengan optimal. Di antaranya, menempatkan personel. ”Instruksi pemerintah harus ditegakkan. Deteksi dan tangkal arus mudik,” ungkapnya.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir memaparkan, secara global persiapan penyekatan sudah siap. Menurut rencana, terdapat 13 titik penyekatan utama di metropolis. Lokasinya tersebar di seluruh kawasan. ”Tidak ada toleransi bagi pemudik,” tegasnya. Isir menambahkan, pihaknya menyiapkan beberapa pos untuk mendukung personel yang melakukan penyekatan. Mulai pos pengamanan, pos pelayanan, sampai pos pantau.
Baca Juga: Indriyanto jadi Anggota Dewas KPK, MAKI: Polisi Banget
Isir optimistis penyekatan arus mudik bisa berjalan sesuai harapan. Sebab, jajarannya sudah punya pengalaman saat melakukannya pada pembatasan sosial skala besar (PSBB). ”Teknisnya tidak jauh beda,” ucap peraih Adhi Makayasa atau lulusan terbaik Akpol 1996 tersebut.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=b5bLE0qKL3g
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022