Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 April 2022 | 02.23 WIB

Puskesmas di Surabaya Tetap Buka Selama Libur Lebaran

Puskesmas Mulyorejo. Alfian Rizal/JawaPos - Image

Puskesmas Mulyorejo. Alfian Rizal/JawaPos

JawaPos.com–Puskesmas di Kota Surabaya dipastikan tetap buka selama Lebaran. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya memastikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Kota Pahlawan tetap dilakukan.

Artinya, pelayanan kesehatan akan terus ada selama libur cuti bersama dan libur nasional memperingati Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina berjanji Puskesmas selama libur cuti bersama dan libur nasional tetap melakukan pelayanan seperti biasa.

Jadwal pelayanan Puskesmas, pada libur cuti bersama 29 April dan 4–6 Mei melaksanakan pelayanan seperti biasa. ”Jam kerja pada 29 April, mulai pukul 08.00–11.00 WIB. Kemudian, libur cuti bersama pada 4–5 Mei mulai pukul 07.30–14.30 WIB dan 6 Mei mulai pukul 07.30–11.30 WIB,” kata Nanik pada Jumat (29/4).

Sedangkan untuk libur nasional 2–3 Mei, puskesmas buka mulai pukul 08.00–12.00 WIB. Kemudian, selama libur cuti bersama dan libur nasional, pelayanan puskesmas pada sore hari ditutup.

”Tetapi puskesmas tetap siap berjaga atau on call selama 24 jam, jika terjadi kasus gawat darurat/bencana,” ungkap Nanik.

Dia memastikan, pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas tetap berjalan seperti biasanya. Sebab, setiap petugas puskesmas, juga ikut siaga dan berjaga pada setiap posko kesehatan.

Sedangkan untuk layanan vaksinasi, sejak 27 April sampai dengan 10 Mei, puskesmas juga membuka layanan terintegrasi dengan P3K untuk melakukan vaksinasi booster (dosis 3) di Pos Polisi Bundaran Waru Cito.

”Layanan tersebut dapat dimanfaatkan warga Kota Surabaya. Puskesmas juga tetap membuka layanan vaksinasi, masyarakat bisa mendaftar terlebih dahulu ke Puskesmas, yang selanjutnya akan dijadwalkan,” terang Nanik.

Selain itu, Dinkes Kota Surabaya terus berupaya mengantisipasi lonjakan kasus aktif Covid-19 setelah libur cuti bersama dan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Yakni, dengan tetap konsisten melakukan beberapa langkah untuk menurunkan risiko penularan kasus. Khususnya di ruang lingkup keluarga, tempat kerja, tempat belajar, dan lingkungan masyarakat.

”Pertama adalah tetap melakukan penerapan prokes new normal di setiap bidang. Seperti keagamaan, pendidikan, industri, dan transportasi,” ucap Nanik.

Selain itu, penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk mengakses tempat-tempat umum dan layanan publik lainnya. Ketiga, menerapkan surveilans aktif secara berkala, khususnya pada closed population (tempat kerja, sekolah, hotel, mal,) setiap bulan.

”Keempat, melaksanakan assessment dan mitigasi untuk tempat-tempat umum, perayaan atau acara yang melibatkan peran Satgas Covid-19. Kelima, tetap mengoptimalkan peran Satgas Kampung Wani Jogo Suroboyo dalam melakukan pengendalian kasus Covid-19 berbasis wilayah,” ujar Nanik.

Keenam, memastikan kesiapan tenaga kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Surabaya. Ketujuh, menyiapkan ketersediaan APD beserta obat-obatannya di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Surabaya. Kedelapan, menyediakan keterisian tempat tidur di rumah sakit lebih dari 65 persen.

”Dan kesembilan, adalah melakukan deteksi dini. Dengan memberikan imbauan kepada warga yang akan atau setelah bepergian dari luar kota, agar melaporkan ke Satgas Covid-19 di masing-masing RT/RW. Serta melakukan swab ke puskesmas sesuai wilayah,” terang Nanik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore