Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Oktober 2019 | 03.16 WIB

Peneleh Heritage Tour Dimulai Bulan Depan

SALAH SATU JUJUKAN: Rumah HOS Cokroaminoto masuk dalam destinasi Peneleh Heritage Tour yang akan dimulai 10 November. (Hariyanto Teng/Jawa Pos) - Image

SALAH SATU JUJUKAN: Rumah HOS Cokroaminoto masuk dalam destinasi Peneleh Heritage Tour yang akan dimulai 10 November. (Hariyanto Teng/Jawa Pos)

JawaPos.com – Pemkot kini ngebut untuk menyiapkan wisata Peneleh Heritage Tour. Acara jalan-jalan sekaligus belajar sejarah di kawasan yang menyimpan berbagai peninggalan sejarah itu rencananya dibuka bulan depan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya Antiek Sugiarti mengatakan, kawasan wisata tersebut dibuka pada November. Saat ini pemkot telah melatih warga yang tinggal di kawasan sekitar agar bisa menghidupkan wisata itu.

Konsep pengembangan wisata di Peneleh nanti mirip wisata kampung lawas Maspati. ’’Langsung warganya yang bergerak,’’ katanya. Selain menggandeng warga, pemkot mengajak komunitas di kawasan itu untuk menjadi pemandu wisatawan.

Pemkot telah mengumpulkan beberapa titik yang dikunjungi jika wisata jalan-jalan tersebut dibuka. Mulai rumah Bung Karno, rumah HOS Cokroaminoto, Masjid Jami’ Peneleh, makam kuno Belanda, hingga jembatan tua Peneleh. ’’Total sudah ada 17 poin yang bisa didatangi,’’ tuturnya. Jumlah itu bisa saja terus bertambah.

Untuk fasilitas penunjang, Antiek mengatakan bahwa pemkot akan menyediakan opsi jalan kaki atau bersepeda. Rencananya, sepeda disediakan pemkot. Lurah Peneleh M. Khusnul Amin menuturkan, saat ini warga membenahi sarana infrastruktur sebagai penunjang pariwisata. Salah satunya pemasangan paving.

Gang-gang, terutama di area Lawang Seketeng, kini dibenahi. Selain jalan, rumah warga di tepian gang sedang dimural. Tujuannya, mempercantik kawasan dan menarik pengunjung.

Untuk menyukseskan wisata baru itu, warga dengan pokdarwis sudah beberapa kali melangsungkan rapat. Terakhir, rapat dilaksanakan pada Jumat malam (25/10) untuk membahas finalisasi lanjutan persiapan pembukaan kawasan wisata. ’’Rencananya memang dibuka pada 10 November oleh pemkot,’’ jelasnya. Karena itu, persiapannya kini dimatangkan warga. Termasuk membangun gazebo untuk area kuliner khas Peneleh.

Amin mengatakan, peninggalan sejarah di kawasan Peneleh memang cukup banyak. Namun, pembenahannya selama ini memang difokuskan lebih dulu ke area Lawang Seketeng. Khususnya di RW 15 Kelurahan Peneleh.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore