
SALAH SATU JUJUKAN: Rumah HOS Cokroaminoto masuk dalam destinasi Peneleh Heritage Tour yang akan dimulai 10 November. (Hariyanto Teng/Jawa Pos)
JawaPos.com – Pemkot kini ngebut untuk menyiapkan wisata Peneleh Heritage Tour. Acara jalan-jalan sekaligus belajar sejarah di kawasan yang menyimpan berbagai peninggalan sejarah itu rencananya dibuka bulan depan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya Antiek Sugiarti mengatakan, kawasan wisata tersebut dibuka pada November. Saat ini pemkot telah melatih warga yang tinggal di kawasan sekitar agar bisa menghidupkan wisata itu.
Konsep pengembangan wisata di Peneleh nanti mirip wisata kampung lawas Maspati. ’’Langsung warganya yang bergerak,’’ katanya. Selain menggandeng warga, pemkot mengajak komunitas di kawasan itu untuk menjadi pemandu wisatawan.
Pemkot telah mengumpulkan beberapa titik yang dikunjungi jika wisata jalan-jalan tersebut dibuka. Mulai rumah Bung Karno, rumah HOS Cokroaminoto, Masjid Jami’ Peneleh, makam kuno Belanda, hingga jembatan tua Peneleh. ’’Total sudah ada 17 poin yang bisa didatangi,’’ tuturnya. Jumlah itu bisa saja terus bertambah.
Untuk fasilitas penunjang, Antiek mengatakan bahwa pemkot akan menyediakan opsi jalan kaki atau bersepeda. Rencananya, sepeda disediakan pemkot. Lurah Peneleh M. Khusnul Amin menuturkan, saat ini warga membenahi sarana infrastruktur sebagai penunjang pariwisata. Salah satunya pemasangan paving.
Gang-gang, terutama di area Lawang Seketeng, kini dibenahi. Selain jalan, rumah warga di tepian gang sedang dimural. Tujuannya, mempercantik kawasan dan menarik pengunjung.
Untuk menyukseskan wisata baru itu, warga dengan pokdarwis sudah beberapa kali melangsungkan rapat. Terakhir, rapat dilaksanakan pada Jumat malam (25/10) untuk membahas finalisasi lanjutan persiapan pembukaan kawasan wisata. ’’Rencananya memang dibuka pada 10 November oleh pemkot,’’ jelasnya. Karena itu, persiapannya kini dimatangkan warga. Termasuk membangun gazebo untuk area kuliner khas Peneleh.
Amin mengatakan, peninggalan sejarah di kawasan Peneleh memang cukup banyak. Namun, pembenahannya selama ini memang difokuskan lebih dulu ke area Lawang Seketeng. Khususnya di RW 15 Kelurahan Peneleh.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
