
Wakil Ketua Komisi D Ajeng Wira Wati menyambangi korban kebakaran keluarga Hendri Joko, warga Nginden Kota 2 Nomor 70. Dimas Nur Apriyanto/JawaPos.com
JawaPos.com–Wakil Ketua Komisi D Ajeng Wira Wati menyambangi keluarga Hendri Joko, warga Nginden Kota 2 Nomor 70, beserta anggota keluarganya. Hendri masih belum dapat melupakan bagaimana kobaran api menari-nari di atap rumahnya pada Rabu (25/1). Ketika ada kobaran api, masyarakat sekitar bergegas memadamkannya dengan bantuan 5 alat apar. Dan, hal itu berhasil menghambat jalur kebakaran sambil menunggu truk damkar.
Ajeng Wira Wati didampingi Lurah Barata Jaya Enti mengunjungi keluarga Hendri pada Kamis (26/1) siang. Politikus Gerindra itu mengatakan, info penyebab kebakaran kemungkinan korsleting listrik. Namun, hingga kini, penyebabnya masih dicari tahu pasti.
”Musibah kebakaran cepat teratasi dengan apar, beruntung tidak ada korban jiwa, tetapi perlu juga dibantu ditingkatkan sosialisasi mengenai penggunaan elektronik, hindari terlalu banyak paralel akibat permasalahan listrik yang sering kali turun dengan tiba-tiba,” terang Ajeng.
Ajeng meminta Pemkot Surabaya segera memberikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Rumah Hendri dihuni dua kepala keluarga. Kediamannya juga ditempeli stiker keluarga miskin. ”Saya harap segera dapat bantuan Rutilahu atau dandan omah dari Pemkot Surabaya,” ujar Ajeng Wira Wati.
Selain itu, anggota Badan Pembentukan Perda tersebut juga meminta kepada Dinas pendidikan untuk melindungi anak-anak Hendri. Pemkot Surabaya harus memastikan kebutuhan hingga perlengkapan sekolah anak-anak tersebut aman. Ada lima anak yang tinggal di kediaman itu.
Setiap hari, Hendri bekerja sebagai cleaning service untuk memenuhi kebutuhan perut keluarga. Di rumah itu juga ada kepala keluarga lain, Nurvan. Nurvan bekerja sebagai tukang tambal ban.
”Saya juga meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana untuk mendampingi adik dan siswa dari keluarga Pak Nurvan agar tidak ada keterlambatan belajar ataupun trauma akibat musibah kebakaran,” papar Ajeng.
Sebelumnya, BPBD Surabaya memberikan beberapa bantuan. Antara lain, sembako, sandang, perlengkapan sekolah, perlengkapan tidur, perlengkapan mandi, hingga permakanan tiga kali sehari selama 7 hari.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
