Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Januari 2023 | 03.08 WIB

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Segera Beri Rutilahu ke Korban Kebakaran

Wakil Ketua Komisi D Ajeng Wira Wati menyambangi korban kebakaran keluarga Hendri Joko, warga Nginden Kota 2 Nomor 70. Dimas Nur Apriyanto/JawaPos.com - Image

Wakil Ketua Komisi D Ajeng Wira Wati menyambangi korban kebakaran keluarga Hendri Joko, warga Nginden Kota 2 Nomor 70. Dimas Nur Apriyanto/JawaPos.com

JawaPos.com–Wakil Ketua Komisi D Ajeng Wira Wati menyambangi keluarga Hendri Joko, warga Nginden Kota 2 Nomor 70, beserta anggota keluarganya. Hendri masih belum dapat melupakan bagaimana kobaran api menari-nari di atap rumahnya pada Rabu (25/1). Ketika ada kobaran api, masyarakat sekitar bergegas memadamkannya dengan bantuan 5 alat apar. Dan, hal itu berhasil menghambat jalur kebakaran sambil menunggu truk damkar.

Ajeng Wira Wati didampingi Lurah Barata Jaya Enti mengunjungi keluarga Hendri pada Kamis (26/1) siang. Politikus Gerindra itu mengatakan, info penyebab kebakaran kemungkinan korsleting listrik. Namun, hingga kini, penyebabnya masih dicari tahu pasti.

”Musibah kebakaran cepat teratasi dengan apar, beruntung tidak ada korban jiwa, tetapi perlu juga dibantu ditingkatkan sosialisasi mengenai penggunaan elektronik, hindari terlalu banyak paralel akibat permasalahan listrik yang sering kali turun dengan tiba-tiba,” terang Ajeng.

Ajeng meminta Pemkot Surabaya segera memberikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Rumah Hendri dihuni dua kepala keluarga. Kediamannya juga ditempeli stiker keluarga miskin. ”Saya harap segera dapat bantuan Rutilahu atau dandan omah dari Pemkot Surabaya,” ujar Ajeng Wira Wati.

Selain itu, anggota Badan Pembentukan Perda tersebut juga meminta kepada Dinas pendidikan untuk melindungi anak-anak Hendri. Pemkot Surabaya harus memastikan kebutuhan hingga perlengkapan sekolah anak-anak tersebut aman. Ada lima anak yang tinggal di kediaman itu.

Setiap hari, Hendri bekerja sebagai cleaning service untuk memenuhi kebutuhan perut keluarga. Di rumah itu juga ada kepala keluarga lain, Nurvan. Nurvan bekerja sebagai tukang tambal ban.

”Saya juga meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana untuk mendampingi adik dan siswa dari keluarga Pak Nurvan agar tidak ada keterlambatan belajar ataupun trauma akibat musibah kebakaran,” papar Ajeng.

Sebelumnya, BPBD Surabaya memberikan beberapa bantuan. Antara lain, sembako, sandang, perlengkapan sekolah, perlengkapan tidur, perlengkapan mandi, hingga permakanan tiga kali sehari selama 7 hari.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore