Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Agustus 2020 | 01.48 WIB

PSI Beri Sinyal Merapat ke Kubu Machfud Arifin

PENJAJAKAN: Machfud (kiri) dan Josiah dalam pertemuan politik beberapa waktu lalu. (Adi Wijaya/Jawa Pos) - Image

PENJAJAKAN: Machfud (kiri) dan Josiah dalam pertemuan politik beberapa waktu lalu. (Adi Wijaya/Jawa Pos)

JawaPos.com - Belum ada kejelasan terkait sikap PSI dalam pemilihan wali kota (pilwali). Namun, partai besutan Grace Natalie itu sudah memberikan sinyal untuk merapat ke Machfud Arifin (MA). Arah koalisi diputuskan dalam waktu dekat.

Seperti diketahui, Ketua DPD PSI Surabaya Josiah Michael bertandang ke kediaman Machfud beberapa waktu lalu. Banyak hal yang dibahas dalam pertemuan itu. Selain masalah pembangunan Surabaya ke depan, Machfud juga menyinggung arah koalisi partai yang memiliki empat wakil di parlemen tersebut.

Wakil Ketua DPD PSI Surabaya Marina Lipesik menilai pertemuan tersebut merupakan bagian dari penjajakan sebelum menentukan koalisi. Dia tidak membantah maupun membenarkan jika partainya akan merapat ke kubu Machfud. ”Bisa jadi. Kita sudah lihat paparan Pak MA dan kami rasa cukup bagus,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin (21/8).

Meski demikian, komunikasi dengan kubu PDIP juga dilakukan. Namun, Marina belum bisa memberikan penjelasan terkait pandangan partai ke PDIP. Sebab, hingga kini partai berlambang banteng moncong putih itu belum mengeluarkan jago yang diusung dalam pilwali Desember mendatang.

Marina menyadari bahwa waktu yang tersisa sangat terbatas. Pendaftaran di KPU yang akan dibuka pada 4 September tinggal hitungan hari. Namun, bagi dia, situasi politik masih sangat dinamis. ”Kita lihat nanti. Akan diputuskan dalam waktu dekat,” ucapnya.

Seperti diketahui, hingga kemarin hanya PSI yang belum menentukan sikap. Sementara itu, PDIP sejak awal memutuskan untuk maju sendiri. Jika ada partai yang ingin bergabung, partai yang dipimpin Megawati Soekarno Putri itu hanya akan memberi ruang sebagai pendukung. Tidak bisa menjadi pengusung.


Ketua DPD PSI Surabaya Josiah Michael mengatakan, soal arah koalisi masih menunggu keputusan dari DPP (dewan pimpinan pusat). Yang jelas, beberapa pertimbangan sudah disampaikan. Baik terkait koalisi Machfud Arifin maupun kubu PDIP. ”Tidak menutup kemungkinan itu (merapat ke Machfud, Red). Tapi, semua keputusan ada di DPP,” terangnya.

Josiah mengaku belum bisa memberikan banyak komentar. Sebab, wewenangnya sebagai pegurus DPD terbatas. Segala hal yang berkaitan dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) berada di DPP. ”Rekomendasi maupun arah koalisi, semua bergantung pada DPP. Kita juga masih menunggu,” jelasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=vox7_eP4lqM

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore