
Salah seorang napi mendapatkan vaksin Covid-19 di Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak
JawaPos.com–Tahanan yang menjalani masa tahanan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendapatkan vaksin Covid-19 pada Kamis (22/7). Vaksinasi itu dipantau Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum dan Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti.
Vaksinasi yang berlangsung mulai pukul 11.30 itu dilaksanakan anggota Urkes Polres Pelabuhan Tanjung Perak selaku vaksinator. Sebanyak 110 orang tahanan dilakukan vaksinasi secara bergiliran. Pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan vaksinasi biasanya.
Sebelum dilakukan penyuntikan atau vaksinasi, para tahanan juga dilakukan screening kesehatan yang meliputi cek suhu badan, cek tekanan darah, dan wawancara riwayat kesehatan. Ganis menjelaskan, mendapatkan vaksinasi Covid-19 adalah hak setiap warga negara, termasuk para tahanan.
”Jadi, meskipun mereka tahanan, tetapi tetap berhak mendapatkan vaksin untuk kesehatannya. Karena itu, hari ini (22/7), kami melalui Urkes Polres Pelabuhan Tanjung Perak memberikan vaksin Covid-19 kepada tahanan,” ujar Ganis Setyaningrum.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti mengatakan, vaksinasi tersebut diharapkan mampu memutus mata rantai Covid-19. Menurut dia, lonjakan kasus Covid-19 bisa dihentikan dengan banyak hal.
”Selain protokol kesehatan, mobilitas warga juga harus dibatasi. Sabar dulu nggih (ya). Semoga Covid-19 bisa lepas dari Surabaya,” ucap Reni.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022