
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti. DPRD Surabaya/Antara
JawaPos.com–Bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp 12,5 miliar yang ditargetkan untuk 62 ribu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Surabaya, khususnya yang belum mendapat bantuan kemensos, diminta disalurkan.
”Adanya anggaran BLT ini diharapkan bisa membantu warga yang membutuhkan. Saya mendorong segera dicairkan, warga menunggu. Adapun untuk warga kurang mampu yang tidak masuk data MBR bisa dibantu dari bantuan Surabaya Peduli,” kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Senin (16/8).
Menurut dia, BLT yang dianggarkan melalui APBD Surabaya tersebut dilengkapi juga dengan BLT dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. BLT Pemprov Jatim akan menyasar 6.200 keluarga penerima manfaat (KPM). Dari bantuan itu, warga Surabaya akan menerima uang tunai sejumlah Rp 200 ribu.
Jadi, menurut dia, nanti yang belum dapat bantuan dari kementerian sosial (kemensos) atau Pemprov Jatim akan dibantu BLT dari APBD Surabaya. ”Saya sepakat pemkot hadir dalam kesulitan warga dengan menyiapkan bantuan yang masuk belanja tidak terduga dalam refocusing anggaran 2021. Ini mirip BST (bantuan sosial tunai) dari kemensos hanya nilai lebih rendah,” ujar Reni.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap agar kuantitas penyaluran dapat selaras dengan kemensos yang memberikan bantuan untuk jangka waktu selama dua bulan kepada warga yang tergolong MBR. ”Apabila pemprov tidak menganggarkan BLT selama dua bulan, pemkot perlu merujuk pada kemensos. Saat ini, pemkot masih menyiapkan 1 bulan,” terang Reni
Pimpinan DPRD Surabaya itu juga berharap agar BLT dapat turut membantu warga MBR yang terdampak pengurangan kuota alokasi bantuan dari kemensos. Dana bantuan BLT itu bersumber dari APBD Surabaya senilai Rp 12,5 miliar dan APBD Pemprov Jatim senilai Rp 2,5 miliar.
Reni juga mengapresiasi kontribusi dan kepedulian berbagai pihak mengirim bantuan melalui Pemkot Surabaya. Berbagai pihak yang dimaksud kelompok masyarakat, pelajar, dunia usaha, dan berbagai lembaga.
”Semua bantuan yang selanjutnya terhimpun di Surabaya Peduli tentu mengurangi beban anggaran pemkot dan saya berharap terkelola dengan baik dan segera disalurkan ke yang berhak menerima,” tutur Reni.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan, data warga penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Surabaya, Jawa Timur, bisa dicek melalui laman yang disediakan dinas sosial (dinsos) yakni https://dinassosial.surabaya.go.id/cek-bansos. ”Jadi warga Surabaya bisa melihat di aplikasi yang sudah disediakan dinas sosial,” terang Eri.
Untuk mendapatkan informasi bansos di laman tersebut, warga Surabaya hanya perlu memasukkan nomor induk kependudukan (NIK). Lalu, akan muncul identitas warga, status masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), serta detail intervensi bansos yang diterima.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022