
Photo
JawaPos.com- Kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jabon, Sudoarjo, sudah hampir 100 persen. Tinggi tumpukan sampah menjulang 25 meter. Melebihi ketinggian gedung lima lantai. Karena itu, petugas TPA pun hanya bisa memanfaatkan sisa lahan di pinggirnya. Padahal, sampah yang masuk sampai sudah berkurang tinggal sekitar 375 ton.
Solusinya, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mendorong agar tiap desa bisa memaksimalkan penanganan sampah melalui tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST). ’’Permasalahan sampah dan penanganannya harus jadi perhatian bersama. Termasuk pemerintah di tingka desa,’’ katanya.
Pemkab berharap seluruh desa bisa segera menggelar musyawarah desa (musdes) untuk membahas penanganan sampah. Desa bisa membentuk kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang menangani sampah. Dengan begitu, sampah bisa dipilah sebelum dikirim ke TPA Jabon.
Sejatinya, saat ini beberapa TPST yang ada sudah mengurangi 30 persen sampahnya sebelum dikirim ke TPA. TPST harus melakukan pemilahan lebih dulu. Volume sampah yang awalnya 100 persen dikirim ke TPA, kini hanya 70 persen. Ternyata, langkah itu efisien. Jika sebelumnya sampah masuk ke TPA 460 ton per hari, sekarang jumlahnya berkurang menjadi 375 ton.
’’TPST kami minta terus dioptimalkan sehingga yang ke TPA benar-benar yang sudah tidak bisa diproses di TPST,’’ ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Sigit Setyawan.
Dalam waktu dekat, pemkab juga bakal mengoperasikan sanitary landfill. Kendati begitu, optimalisasi TPST harus terus dilakukan. ’’Desember kami targetkan sanitary landfill beroperasi,’’ katanya.
Saat ini, lanjut Sigit, sanitardy landfill masih penyiapan alat. Di antaranya, mesin pemadat sampah. Pemkab juga akan melengkapi tenaga pemilah. Termasuk memberikan pelatihan kepada personel pemilahan. Rencananya, ahli dari Jerman didatangkan untuk memberikan pelatihan. Sebab, alat di sanitary landfill juga berasal dari negara tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022