Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Maret 2020 | 19.27 WIB

Di Surabaya, Siswa SD-SMP Diliburkan Antisipasi Dampak Covid-19

Photo - Image

Photo

JawaPos.com–Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengeluarkan surat Nomor: 420/5591/436.7.1/2020 terkait pemberitahuan kepada kepala sekolah untuk meliburkan peserta didik di SD/MI, SMP/MTs, dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) mulai Senin (16/3) hingga Sabtu (21/3). Hal tersebut sebagai antisipasi dampak virus korona atau Covid-19 yang mulai mewabah di Indonesia.

”Setelah dikeluarkan surat pemberitahuan libur sekolah setingkat KB (kelompok bermain) dan TK (taman kanak-kanak), kini ke luar surat pemberitahuan yang baru untuk libur sekolah setingkat SD hingga SMP,” kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara seperti dilansir dari Antara pada Minggu (15/3).

Surat pemberitahuan dari Dinas Pendidikan Surabaya tersebut dikeluarkan pada 14 Maret dan ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo. Surat itu mengarahkan agar peserta didik dari KB hingga TK untuk belajar di rumah.

”Terkait dengan hal itu agar disampaikan kepada orang tua atau wali murid untuk memantau dan mengawasi putra/putrinya masing-masing,” ujar Febriadhitya.

Mengenai rencana ujian sekolah jengang SMP/MTs, lanjut Febriadhitya, sesuai surat pemberitahuan akan diatur lebih lanjut. Sekolah dapat memberikan tugas kepada peserta didik agar dikerjakan di rumah. ”Sedangkan untuk guru dan tenaga kependidikan tetap masuk seperti biasa,” kata Febriadhitya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pihaknya mendukung kebijakan pemerintah daerah yang liburkan sekolah karena khawatir dengan penyebaran virus korona jenis baru atau Covid-19.

”Dampak penyebaran Covid-19 akan berbeda dari satu wilayah ke wilayah lain. Kami siap mendukung kebijakan yang diambil pemda. Keamanan dan keselamatan peserta didik serta guru dan tenaga kependidikan itu yang utama,” ujar Nadiem.

Nadiem menambahkan, Kemendikbud siap untuk mendukung implementasi penundaan ujian nasional jika diperlukan, selain kebijkan liburkan sekolah. Hal itu demi memastikan keamanan dan keselamatan semua warga sekolah. Mendikbud mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan di semua lini pemerintahan daerah serta mitra di kalangan swasta.

”Kemendikbud siap dengan semua skenario, termasuk penerapan bekerja bersama-sama untuk mendorong pembelajaran secara daring untuk para siswa,” ujar Nadiem.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=yNnCfdqZVKA

https://www.youtube.com/watch?v=0SinELPXYC8

https://www.youtube.com/watch?v=HhZjge6lJ78

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore