
SUDAH DITUNGGU: Dibukanya penyeberangan Ujung-Kamal merupakan kabar menggembirakan bagi warga Madura dan Surabaya yang sering bepergian antarkota tersebut. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com - Aktivitas di Pelabuhan Ujung kembali ramai. Jalur penyeberangan Ujung (Surabaya)–Kamal (Madura) dibuka lagi untuk umum setelah lebih dari sebulan ditutup. Pengguna penyeberangan wajib jaga jarak untuk mencegah persebaran Covid-19.
Berdasar pantauan kemarin (12/6), sejumlah masyarakat mulai memanfaatkan layanan penyeberangan. Rata-rata ada 20 orang yang naik kapal dalam sekali perjalanan. Selain mengangkut penumpang, kapal membawa kendaraan roda dua dan empat.
Supervisor PT ASDP Indonesia Feri Cabang Surabaya Ahmad Suherman menjelaskan bahwa penumpang yang naik kapal wajib mengikuti protokol kesehatan. Saat masuk, mereka tidak boleh berdesak-desakan. Penumpang harus antre dengan rapi.
”Kami sudah membuat garis batas. Itu jadi tanda untuk penerapan physical distancing,” kata Suherman. Dari pengamatan memang banyak garis kuning di dermaga. Garis tersebut bertujuan memastikan antar penumpang berjarak sekitar 1,5 meter.
Suherman menjelaskan bahwa ASDP berupaya melayani masyarakat secara maksimal. Saat ini ada dua kapal yang dioperasikan. Yakni, KMP Gajah Mada dan Tongkol. Keduanya wira-wiri melakukan perjalanan Bangkalan–Surabaya PP.
”Tidak ada pembatasan penumpang. Tapi, penumpang wajib jaga jarak saat berada di kapal,” tambah Suherman. Dia menjelaskan bahwa petugas sudah memasang banyak imbauan di dalam kapal. Penumpang tidak boleh melepas maskernya selama menyeberang.
Suherman mengungkapkan bahwa ada perubahan jam operasional. Jam penyeberangan dipangkas. Kapal beroperasi pukul 06.00–19.00. Hal itu berbeda jika dibandingkan dengan sebelum PSBB. Pada waktu itu, kapal beroperasi dari pukul 06.00 sampai 21.00. ”Waktu pengoperasian sudah dirapatkan. Jadi, itu keputusan bersama,” kata Suherman.
Beroperasinya jalur penyeberangan mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Sobirin, sopir lin jurusan Perak, mengaku senang. Sebab, angkutannya tak lagi sepi.
Selama jalur penyeberangan ditutup, Sobirin menjelaskan bahwa pendapatannya turun drastis. Tidak ada penumpang yang naik ke kapal penyeberangan. Para pedagang tradisional memanfaatkan Jembatan Suramadu untuk berangkat dan pulang kerja.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=i645nNylxEk
https://www.youtube.com/watch?v=Ur2hyw9TxsE
https://www.youtube.com/watch?v=yLzjAEohRHk
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022