Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 April 2020 | 01.07 WIB

Pemkot Surabaya Sediakan Sarana untuk Pendaftar Prakerja

Pekerja merakit sepeda Polygon di pabriknya di kawasan Sidoarjo. Sejauh ini Polygon masih menjadi market leader di pasar tanah air. (Dite Surendra/Jawa Pos) - Image

Pekerja merakit sepeda Polygon di pabriknya di kawasan Sidoarjo. Sejauh ini Polygon masih menjadi market leader di pasar tanah air. (Dite Surendra/Jawa Pos)

JawaPos.com – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto resmi membuka pendaftaran kartu prakerja sejak Sabtu malam (11/4). Calon peserta disarankan mendaftar secara online. Namun, masih banyak yang belum tahu mengenai program baru itu. Kendala pendaftaran masih banyak ditemukan.

Di berbagai media sosial muncul banyak keluhan dari para calon pendaftar yang tak kunjung mampu menuntaskan pendaftaran. Masalahnya muncul dari problem konektivitas hingga sulitnya persyaratan.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Surabaya berupaya membantu para calon peserta yang kesulitan saat mendaftar. Mereka menyediakan blangko pendaftaran plus perangkat komputer untuk membantu calon peserta. ”Blangko sudah ada. Silakan datang ke kantor,” ujar Kadisnaker Dwi Purnomo kemarin.

Kantor Disnaker Surabaya berada di Jalan Jemursari II No 2. Dwi menegaskan, kantor buka seperti biasa sejak Senin hingga Sabtu. Selain blangko, disnaker juga menyediakan perangkat komputer bagi calon peserta. Peserta yang datang harus menaati protokol pencegahan Covid-19. Terutama physical distancing, memakai masker, dan mencuci tangan di tempat yang disediakan.

Namun sebelum datang ke disnaker, para calon peserta wajib memperhatikan persyaratan yang berlaku. Calon peserta harus berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal. Pelajar dan mahasiswa belum bisa mengikuti program pemerintah pusat itu. Nomor induk kependudukan (NIK) juga harus aktif.

Setelah syarat administrasi itu terpenuhi, peserta tinggal mendaftarkan diri melalui situs prakerja.go.id. Proses tersebut bisa dilakukan secara mandiri atau di disnaker dengan bimbingan petugas. ”Kalau sudah bisa sendiri, berarti tak perlu ke disnaker,” lanjut Dwi.

Setelah proses pendaftaran, akan ada tes singkat selama 15 menit terkait motivasi dan kemampuan dasar. Dari sinilah akan ditentukan apakah peserta bisa lolos atau tidak. Jika tidak lolos, peserta tetap bisa mendaftar lagi. Pendaftaran gelombang pertama berlangsung pada 16 April dan hasilnya diumumkan keesokannya. Pendaftaran itu berlangsung hingga akhir tahun nanti.

Peserta yang lolos akan mendapatkan bantuan total Rp 3.550.000. Uang itu terdiri atas bantuan pelatihan Rp 1 juta, insentif pasca pelatihan Rp 600 ribu yang diberikan empat bulan berturut-turut, serta insentif survei ketenagakerjaan Rp 150 ribu yang diberikan tiga bulan.

Dwi mengatakan, para pekerja yang terkena PHK bisa mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, wirausaha yang tidak bisa bekerja karena Covid-19 juga boleh ikut. ”Yang usahanya terdampak silakan ikut. Nanti ada pelatihan-pelatihan dan bantuan,” katanya.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah sudah menanyakan program baru itu ke Disnaker Surabaya maupun Provinsi Jatim. Yang menjadi pertanyaannya kini adalah kuota untuk setiap kota. ”Apakah ada kuotanya. Kalau ada, seharusnya Surabaya mendapat kuota lebih besar karena jumlah penduduknya lebih banyak,” kata politikus PDIP tersebut.

Selain itu, Surabaya menjadi salah satu daerah yang terdampak Covid-19 paling besar di Jatim. Otomatis banyak pekerja yang harus dirumahkan atau bahkan terkena PHK.

Tentang Program dan Bantuan Prakerja


  • Pendaftaran dilakukan tiga tahap. Yakni, pendaftaran online, tes motivasi dan kemampuan dasar yang berisi 19 soal, serta pengumuman.

  • Warga Surabaya yang masih bingung dan belum bisa mendaftar secara mandiri dapat mendatangi kantor disnaker.

  • Setiap pekan pemerintah pusat hanya menyediakan kuota 164 ribu peserta. Belum ada pembagian kuota untuk setiap daerah.

  • Peserta yang lolos dapat memilih pelatihan yang diinginkan melalui Tokopedia, Skill Academy by Ruangguru, Maubelajarapa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijarmahir, dan Sisnaker.

  • Nominal bantuan per peserta Rp 3.550.000.

  • Bantuan diberikan bukan untuk menggaji pegangguran, tetapi membiayai pelatihan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore