
PERSIAPAN SEKOLAH: Seorang guru disuntik vaksini Covid-19 di SMA Negeri 70 Jakarta. Sebanyak 650 orang mengikuti vaksinasi kemarin. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
JawaPos.com–Komitmen Pemerintah Kota Surabaya untuk mengebut vaksinasi Covid-19 kembali dilakukan dengan melakukan vaksinasi kepada tenaga pengajar.
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menjelaskan, jumlah guru yang didaftarkan Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya untuk mendapatkan vaksin Covid-19 sebanyak 25.422 orang.
”Jumlah tersebut terdiri atas guru jenjang SD dan SMP. Dari jumlah itu, sekitar 20 persen yang menjadi prioritas awal,” kata Febriadhitya Prajatara di RSUD Soewandhie pada Jumat (12/3).
Sedangkan untuk lokasi vaksinasi bagi para guru, kata Febriadhitya Prajatara, dilaksanakan di puskesmas terdekat dari masing-masing sekolah.
Menurut dia, pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga pengajar atau guru dilakukan secara bertahap. Dipastikan seluruh guru di Surabaya akan menerima vaksin. Hanya saja, saat ini pihaknya masih menunggu distribusi bantuan vial vaksin dari pemerintah pusat.
”Kemarin sudah dapat lagi sekitar 15 ribuan untuk menuntaskan vaksin lansia dosis kedua. Semakin cepat kami berusaha maksimal memberikan vaksin pada tahap kedua ini semakin cepat pula bantuan distribusi vaksin berikutnya dari pemerintah pusat,” terang Febriadhitya Prajatara.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, vaksinasi bagi kalangan guru di Kota Surabaya sudah berlangsung sejak Selasa (9/3). Guru SD dan SMP di Surabaya menjadi bagian sasaran dalam program vaksinasi tahap dua dosis pertama.
”Vaksinasi bagi guru sudah dimulai. Saat ini yang diprioritaskan awal adalah mereka para guru yang sudah umur lansia,” tutur Febria Rachmanita.
Febria Rachmanita menambahkan, vaksinasi tahap dua itu tak hanya menyasar bagi kalangan guru dan lansia. Dosen serta ulama juga menjadi target. Vaksinasi diberikan secara bertahap sesuai dengan jumlah vaksin yang diterima.
”Tinggal guru, dosen, terus ulama, ada beberapa yang belum. Vaksin untuk guru saat ini kita ambil 20 persen dari jumlah vaksin yang ada,” terang Febria Rachmanita.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=pIXODd_GJIw

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
