
Ribuan guru yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Ponorogo menggelar aksi solidaritas di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Ponorogo–Magetan, Selasa (30/12). (Prastyo/Antara)
JawaPos.com–Ribuan guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ponorogo mengadakan aksi solidaritas. Aksi di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur itu menolak kebijakan mutasi kepala sekolah.
Aksi tersebut merupakan tindak lanjut atas somasi yang sebelumnya dilayangkan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Kabupaten Ponorogo kepada Gubernur Jawa Timur pada 2 Desember 2025.
Ketua LKBH PGRI Ponorogo Thohari mengatakan, aksi digelar sebagai bentuk penegasan tuntutan agar gubernur meninjau kembali kebijakan mutasi kepala SMK Negeri 1 Ponorogo, Katenan. Mereka menilai mutasi itu bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan.
”Aksi ini merupakan tindak lanjut dari somasi yang kami sampaikan sebelumnya. Kami menuntut pemenuhan tuntutan tersebut,” kata Thohari seperti dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, mutasi terhadap Katenan dinilai melanggar Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025 yang mengatur masa jabatan kepala sekolah minimal 2 tahun sebelum dapat dipindahtugaskan.
”Yang bersangkutan baru menjabat sekitar lima bulan lebih. Ini jelas tidak sesuai dengan ketentuan, sehingga kami meminta agar jabatan tersebut dikembalikan,” tandas Thohari.
Dalam aksi tersebut, PGRI Ponorogo juga menyerahkan somasi kedua kepada Gubernur Jawa Timur dengan tenggat waktu 14 hari sejak tanggal aksi.
”Apabila dalam batas waktu tersebut tidak ada respons, kami akan menempuh langkah hukum melalui Pengadilan Tata Usaha Negara,” beber Thohari.
Selain itu, PGRI Ponorogo juga berencana melaporkan dugaan pelanggaran aturan tersebut kepada kementerian terkait apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti. Sebelum menggelar aksi, ribuan guru melakukan long march dari Lapangan Batalyon Kodim 0802/Ponorogo menuju Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Ponorogo–Magetan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022