alexametrics

Covid-19 di Surabaya Melandai, RS Lapangan Tembak Nol Pasien

11 Agustus 2021, 17:17:03 WIB

JawaPos.com – Kerja keras pemkot membendung persebaran Covid-19 di Kota Pahlawan membuahkan hasil. Persebaran virus korona mulai melandai. Bukti itu terlihat dari tingkat keterisian dua rumah sakit darurat. Fasilitas kesehatan (faskes) tersebut lowong.

Contohnya, RS Darurat GOR Indoor GBT. Tempat itu mampu menampung 200 pasien. Selasa (10/8) banyak bed yang belum terisi. Pasien yang menjalani perawatan berjumlah 44 orang.

Penurunan juga terlihat di Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT). Sebelumnya, faskes darurat itu dipenuhi warga yang menjalani perawatan. Namun, sejak dua hari lalu, tempat tersebut kosong.

Kepala Bagian Humas Febriaditya Prajatara menjelaskan, kali terakhir RSLT menampung pasien dua hari lalu. Jumlahnya 30 orang. Selepas menjalani perawatan, warga yang terpapar Covid-19 itu dinyatakan pulih. ’’Saat ini RSLT kosong,’’ ujarnya.

Menurut Febri, sapaan akrab Febriaditya Prajatara, lowongnya RSLT itu disebabkan sejumlah faktor. Pertama, tingkat keterisian RSUD Soewandi jauh berkurang.

Dengan begitu, warga yang terinfeksi Covid-19 langsung ditampung di faskes tersebut. Tidak lagi diarahkan ke RSLT. ’’Pendirian RSLT memang menjadi pendukung RSUD Soewandi,’’ ucapnya.

Faktor kedua, jumlah pasien di Hotel Asrama Haji (HAH) juga berkurang. Dari total 1.000 kamar yang disediakan, hanya 476 ruangan yang digunakan. Selebihnya kosong.

Yang tidak kalah penting ialah operasional rumah sehat. Penyediaan isolasi terpusat di kelurahan tersebut turut mempercepat penanganan Covid-19. Pemkot berupaya mencegah klaster keluarga. ’’Karena penanganan Covid-19 harus dilakukan dari hulu,’’ ucapnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : aph/c7/git

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads