
Suasana Masjid Ampel ketika i
JawaPos.com–Kawasan wisata religi Ampel menjadi salah satu destinasi favorit warga Surabaya, khususnya umat Islam yang menjalankan puasa Ramadan. Terlebih pada 10 hari menjelang Idul Fitri 1442 H, umat Islam datang untuk menjalankan ibadah i'tikaf atau bermalam di masjid.
Alhasil, sejak Minggu (9/5), kawasan Ampel dipadati pengunjung, baik yang ingin beribadah maupun yang ingin berbelanja di wilayah pasar. Dari pantauan JawaPos.com, pengunjung memadati masjid sejak pukul 10.00.
Salah satu pengunjung yang datang adalah Aminah, warga Surabaya yang mengaku akan bermalam di Masjid Ampel. Dia datang sejak sore dan mengikuti salat tarawih, dilanjutkan dengan mengaji di wilayah serambi. ”Sudah tradisi dan kebiasaan kalau mau Lebaran ke sini dulu,” tutur Aminah.
Kawasan makam menjadi spot terfavorit pengunjung. Tidak hanya mengaji, pengunjung juga melantunkan bacaan Yaasin dan Tahlil secara berjamaah. Kawasan tersebut tampak padat. Belum lagi rombongan yang terus berdatangan hingga dini hari.
Yang berbeda, sejak sepuluh hari jelang Ramadan berakhir, pengunjung tidak bisa sembarangan keluar masuk. Pintu masuk hanya ada dari gang Ampel Rahmat dan pintu parkir belakang. Sementara pintu gang lain ditutup dan dikunci.
”Kemarin ada banyak motor hilang. Sekarang pagar dikunci. Cuma warga yang boleh lewat,” ujar salah satu warga Ampel Gading yang tidak ingin disebut namanya.
Kapolres Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum menjelaskan, pihaknya menerjunkan pengamanan tiga pilar di wilayah kawasan wisata religi Ampel. Tim tersebut fokus pada pengamanan protokol kesehatan.
”Tim pengamanan tiga pilar diterjunkan, khususnya kita pada malam-malam ganjil. Kami atur orang yang akan masuk dan orang keluar itu berbeda sehingga tidak terjadi penambahan kasus,” terang Ganis.
Ganis menjelaskan, pihaknya akan mulai melakukan sosialisasi persiapan salat Idul Fitri sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dalam surat tersebut disebutkan, masjid yang bisa menyelenggarakan salat Idul Fitri hanya wilayah kelurahan dengan peta persebaran Covid-19 bewarna kuning dan hijau.
”Wilayah Semampir (kawasan wisata religi Ampel) adalah zona kuning. Masjid bisa melaksanakan salat Idul Fitri sesuai ketentuan dari Bu Gubernur tadi yaitu jumlah kapasitasnya 50 persen dari jumlah biasanya,” tutur Ganis.
Untuk masjid di sekitar kawasan wisata religi Ampel, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan takmir masjid. Terutama terkait protokol kesehatan dan pelaksanaannya.
”Kami akan masuk ke gang kecil dan mencari masjid. Personel kami terbatas, kami akan terus bekerja sama dengan tokoh masyarakat. Mohon kerja samanya,” ucap Ganis.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
